PMI Cianjur distribusikan bantuan untuk korban banjir Batulawang

1 hour ago 3

Cianjur (ANTARA) - Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendistribusikan bantuan berupa 100 kilogram beras dan 20 paket keluarga untuk korban bencana alam banjir di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Rabu.

Kepala Markas PMI Cianjur Ajang Fajar Aciana, di Cianjur, Rabu, mengatakan pendistribusian bantuan tersebut langsung diserahkan pengurus PMI Cianjur pada ketua RT dan RW serta Kepala Desa Batulawang.

Selanjutnya bantuan akan diserahkan kepada 20 kepala keluarga yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari lalu, di mana warga sempat mengungsi ke rumah saudaranya dan saat ini sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Kami bersama pengurus menyerahkan bantuan berupa beras dan paket keluarga kepada ketua RT dan RW serta kepala desa di Kampung Ciseureuh, Desa Batulawang, guna meringankan beban mereka," katanya.

Dia menjelaskan saat ini puluhan kepala keluarga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masih setelah petugas gabungan ikut membantu membersihkan rumah warga dari lumpur tebal sisa banjir.

Baca juga: PMI Cianjur turunkan 15 relawan ke lokasi banjir di dua kecamatan

Tidak ada kerusakan rumah atau korban jiwa dalam peristiwa banjir akibat cuaca ekstrem tersebut, namun warga sempat mengungsi karena air bah sempat merendam perkampungan setinggi 60 centimeter.

"Kami akan terus mendistribusikan bantuan secara langsung atau melalui pihak desa yang sudah mengajukan permohonan bantuan ke PMI Cianjur. Bantuan yang diberikan merupakan hasil bulan dana kemanusiaan PMI di akhir tahun 2025," katanya.

Kepala Desa Batulawang Nanang Rohendi mengatakan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari yang lalu membuat puluhan rumah warga terendam banjir, sehingga sekitar 72 jiwa mengungsi ke rumah saudaranya.

Bahkan, selang satu hari warga kembali ke rumahnya, banjir kembali terjadi dengan jumlah rumah yang terendam mencapai 20 unit, tidak ada rumah yang rusak dan korban jiwa, namun puluhan warga kembali mengungsi ke rumah saudaranya.

"Banjir terjadi dua kali hanya berselang satu hari, namun saat ini warga yang sudah kembali ke rumah diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati, segera mengungsi ketika hujan kembali turun deras karena penanganan sedang dilakukan," katanya.

Baca juga: PMI Cianjur turunkan 25 relawan ke lokasi pengungsian

Dia menjelaskan banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi membuat saluran air di atas perkampungan warga tidak berfungsi dengan baik, sehingga saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan penanganan dengan memasang gorong-gorong.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |