Jakarta (ANTARA) - Australia akan memberikan paket bantuan senilai 413 juta peso (sekitar Rp119,59 miliar) berupa drone bawah air, sistem anti-drone, serta pesawat terbang nirawak UAV drone berat dan jarak jauh untuk Penjaga Pantai Filipina.
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengumumkan paket bantuan baru tersebut selama kunjungannya ke Filipina. Selain pengiriman peralatan, program ini mencakup pelatihan bagi operator drone Penjaga Pantai Filipina.
"Ini mencerminkan prioritas tinggi yang diberikan Australia pada kemitraan maritim sipil kami dengan Anda, dan prioritas tinggi yang kami berikan pada kerja sama kami untuk berkontribusi dalam membangun ketahanan maritim Anda," kata Wong dalam pernyataan Kedutaan Besar Australia di Manila, Selasa.
Duta Besar Australia untuk Filipina Marc Innes-Brown mencatat bahwa drone yang sebelumnya diberikan oleh Canberra sudah digunakan oleh Penjaga Pantai Filipina dalam operasi keamanan maritim, misi pencarian dan penyelamatan, dan upaya perlindungan lingkungan.
Selain itu, Australia mengumumkan peluncuran program bantuan maritim sipil terpisah selama empat tahun senilai 678 juta peso (Rp196,4 miliar).
Program ini mencakup penyediaan peralatan, pelatihan bagi para spesialis, program perlindungan lingkungan laut, reformasi tata kelola maritim, dan studi hukum maritim internasional.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: China tolak pernyataan AS, Filipina tentang Laut China Selatan
Baca juga: PT PAL ekspor kapal perang ke Filipina bukti ketangguhan maritim RI
Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































