Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah meminta Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) memperkuat rantai pasok kedelai impor guna menjamin ketersediaan bahan baku bagi para perajin tempe dan tahu di tengah potensi gejolak ekonomi.
Farida mengatakan permintaan terhadap tempe dan tahu di dalam negeri sangat besar sehingga persoalan utama yang dihadapi pelaku usaha bukanlah pasar, melainkan ketersediaan bahan baku yang masih bergantung pada impor.
"Karena ketergantungan bahan baku dari impor sangat tinggi, maka Gakoptindo beserta dengan seluruh stakeholder lainnya perlu menata rantai pasok bahan baku agar saat terjadi gejolak ekonomi tidak ada anggota yang tidak mendapatkan bahan bakunya," kata Farida saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan Gakoptindo di Salatiga, Selasa, dikutip dari keterangan pers.
Menurut dia, hampir seluruh lapisan masyarakat mengonsumsi tempe dan tahu sebagai salah satu sumber protein nabati dengan harga yang terjangkau.
Baca juga: Tiga rekomendasi HKTI untuk mendorong petani agar mau tanam kedelai
Karena itu, menurut dia, para perajin tidak perlu khawatir terhadap penyerapan pasar karena tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah memperkuat rantai pasok bahan baku kedelai.
Lebih lanjut, Farida menilai Gakoptindo perlu mengoptimalkan perannya sebagai wadah bagi para perajin tempe dan tahu untuk saling bertukar ide, pengetahuan, serta meningkatkan kualitas produksi.
Selain itu, koperasi juga diharapkan menjadi fasilitator bagi anggotanya dalam mengatasi berbagai persoalan usaha, terutama terkait pasokan kedelai.
Ia menambahkan pemerintah akan terus memberikan perhatian terhadap persoalan ketergantungan bahan baku kedelai impor melalui berbagai kemudahan dan fasilitas guna mendukung pelaku usaha di sektor tersebut.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































