Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Provinsi Jawa Timur mencatatkan nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tertinggi secara nasional mencapai Rp24,02 miliar.
“Jawa Timur membuktikan bahwa KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi yang nyata di tingkat tapak," kata Ferry dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Koperasi yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) yang diakses pada 21 Juli 2026, nilai transaksi KDKMP secara nasional telah mencapai Rp62,12 miliar sepanjang 2026, dengan Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang transaksi terbesar senilai Rp24,02 miliar.
Ferry mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat pembentukan badan hukum KDKMP serta mendorong koperasi segera beroperasi dan melayani masyarakat.
Ia menyampaikan sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Koperasi akan memberikan penghargaan khusus kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada ajang Koperasi Award yang akan diselenggarakan pada akhir Juli 2026.
Penghargaan itu, kata dia, diberikan atas percepatan pembentukan badan hukum KDKMP serta capaian kinerja koperasi di Jawa Timur.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyumbang sekitar 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,9 persen pada triwulan I 2026.
Ia menyebut Jawa Timur menjadi provinsi dengan pembentukan badan hukum KDKMP tercepat di Indonesia, yakni sebanyak 8.494 koperasi.
Khofifah menambahkan Kabupaten Tuban menjadi daerah dengan kinerja transaksi KDKMP terbaik di Jawa Timur. Sebanyak empat KDKMP di kabupaten tersebut masuk dalam jajaran 10 koperasi dengan nilai transaksi terbesar di provinsi itu.
Bahkan, menurut dia, akumulasi transaksi KDKMP di Tuban melampaui total transaksi koperasi lainnya di sejumlah provinsi, antara lain Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Secara keseluruhan, ia menyebut 10 KDKMP dengan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur membukukan transaksi sebesar Rp14,05 miliar.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan hadiah uang pembinaan senilai total Rp1,9 miliar kepada 10 koperasi tersebut.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































