Anak pekerja migran di Malaysia pimpin upacara Hardiknas di Jakarta

3 days ago 5
Dari ADEM wilayah Yogyakarta, terpilih empat orang siswa. Alokh terpilih sebagai pemimpin upacara dan tiga lainnya bertugas sebagai pengibar bendera bersama siswa siswi ADEM dari berbagai daerah seluruh Indonesia

Kuala Lumpur (ANTARA) - Seorang anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, Alokh Abhimanyu, sukses memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senayan, Jakarta, Sabtu.

Berdasarkan keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Sabtu, Alokh (18) merupakan anak seorang pekerja migran Indonesia bernama Mei Yarnie Sabhihoen yang sehari-hari bekerja sebagai buruh di Malaysia.

Alokh merupakan lulusan SMP Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang mengikuti Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) angkatan Tahun 2024.

Kini Alokh sedang meneruskan pendidikan di SMKS Penerbangan AAG Adi Sucipto, Yogyakarta.

Baca juga: Mendiktisaintek: Pelajar jangan takut bermimpi besar

Di sekolahnya, siswa kelahiran 23 Februari 2008 tersebut, termasuk siswa aktif dan berprestasi. Alokh aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Paskibra, dan juga kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

Koordinator ADEM Wilayah DIY Ratna Siwi Widayanti mengatakan Alokh dan tiga temannya yang mengikuti Program Beasiswa ADEM wilayah Yogyakarta, terpilih sebagai petugas upacara.

“Dari ADEM wilayah Yogyakarta, terpilih empat orang siswa. Alokh terpilih sebagai pemimpin upacara dan tiga lainnya bertugas sebagai pengibar bendera bersama siswa siswi ADEM dari berbagai daerah seluruh Indonesia,” ujar Ratna.

Alokh sendiri mengaku sangat senang dan bangga bisa tampil bersama teman-temannya dari Program ADEM seluruh Indonesia.

Baca juga: Ratusan anak PMI di Malaysia lanjutkan pendidikan ke Indonesia

"Saya berusaha tampil sebaik mungkin, karena saya sadar, membawa nama baik SIKL, SMKS Penerbangan AAG Adi Sucipto, dan juga nama baik ADEM Repatriasi,” ujarnya.

Perasaan senada juga disampaikan oleh ibu kandungnya Mei Yarnie Sabhihoen yang senantiasa memberikan dukungan moril kepada putranya di upacara Hardiknas tersebut.

“Saya terharu melihat Alokh bisa sampai sejauh ini, dia bisa tampil bersama siswa-siswa yang lain di momen yang kami tak pernah bayangkan sebelum ini,” ujar Mei.

Kemendikdasmen pada tahun ini memilih para siswa penerima beasiswa ADEM, yakni ADEM Repatriasi, ADEM Papua, dan ADEM 3T, untuk menunjukkan kemampuan diri tampil di publik sebagai petugas upacara.

Hardiknas yang bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” berlangsung lancar dan khidmat.

Baca juga: KBRI Kuala Lumpur berkomitmen berikan pendidikan untuk anak PMI

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |