Seskab terima Rektor UI bahas peningkatan daya saing perguruan tinggi

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Rektor Universitas Indonesia Prof. Heri Hermansyah di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (9/2), untuk membahas upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.

Sebagaimana unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Rabu, hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo mendorong peningkatan peringkat universitas dalam negeri melalui penguatan kualitas pendidikan, riset, serta kerja sama dengan universitas ternama dunia, termasuk dengan perguruan tinggi di Inggris Raya.

Dalam pertemuan tersebut, Prof Heri turut memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih UI, antara lain keberhasilan universitas menembus peringkat 189 dunia dalam QS World University Rankings 2026, meningkat dari posisi 206 pada tahun sebelumnya.

Capaian itu menempatkan UI sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia sekaligus memperkuat daya saingnya di kawasan Asia Tenggara.

Pada kesempatan yang sama, Seskab Teddy turut menyampaikan arahan Presiden Prabowo agar UI terus meningkatkan kinerja pada indikator kualitas riset serta reputasi lulusan di pasar kerja global, sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.

Pada pertengahan Oktober tahun lalu, Presiden Prabowo meminta kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi agar Universitas Indonesia (UI) bisa tembus atau masuk dalam jajaran 100 universitas terbaik dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo setelah untuk pertama kalinya UI berhasil menembus peringkat 200 besar versi QS World University Rankings.

"Untuk pertama kalinya Universitas Indonesia tembus top 200 QS ranking universitas. Top 200. Tapi Menteri Pendidikan, Sains dan Teknologi, dan wakil menteri saya minta top 100. Bisa? Bisa," kata Prabowo.

Prabowo menyebut capaian UI di peringkat 200 besar akan menjadi pemacu bagi perguruan tinggi lain seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

"Nanti akan disusul oleh ITB, UGM, ITS, dan sebagainya," ucap Kepala Negara.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |