Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara mengerahkan personel untuk membersihkan sampah yang menumpuk di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Jalan Danau Cincin Utara, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok.
“Penanganan diawali dengan pembersihan area pinggir tol, kemudian dilanjutkan ke bagian kolong tol,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman di Jakarta, Rabu,
Langkah ini untuk mencegah pembuangan sampah kembali terjadi. "Kami menyiapkan titik pembuangan sampah di lahan kosong sekitar lokasi," katanya.
Pihaknya juga akan menyediakan tempat pembuangan sampah akan disesuaikan dengan arahan Suku Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta Utara. Selain itu, akses menuju lokasi akan dibatasi.
Baca juga: 600 personel gabungan bersihkan sampah pascabanjir di Rawajati
Lokasi ini hanya akan diperuntukkan bagi pejalan kaki dan sepeda motor. "Pembatasan ini dilakukan karena diduga gerobak digunakan untuk mengangkut dan membuang sampah ke area ini," katanya.
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, Amir mengatakan, penanganan sampah di kolong tol tersebut dan sekitarnya telah mencapai sekitar 70 persen.
"Target kami tuntas bulan ini. Total sampah yang telah diangkut kurang lebih 50 rit dan dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang," katanya.
Baca juga: Pemkab tingkatkan sistem pengolahan air limbah di Pulau Panggang
Untuk mempercepat proses pembersihan, pihaknya mengerahkan 13 truk besar yang dikerahkan sejak Senin (9/2) hingga Rabu. "Kegiatan tersebut juga didukung satu unit alat berat ekskavator untuk pengerukan,” kata dia.
Dia berharap upaya ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan memerlukan peran serta semua pihak.
Ia mengajak warga untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.
“Jika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, lingkungan yang bersih dan tertata dapat terwujud secara berkelanjutan," kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































