Sekolah terdampak banjir di Aceh–Sumut kembali beroperasi

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Tim Media Presiden Prabowo Subianto melaporkan bahwa sejumlah sekolah yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, akhir tahun lalu, telah kembali beroperasional.

Salah satunya pada Jumat (6/2), siswa-siswi SDN 1 Tualang Cut di Aceh Tamiang, Aceh, sudah dapat kembali bersekolah.

"Tampak siswa-siswi SD berseragam Pramuka berkumpul di depan gedung sekolah. Berkat bantuan para personel TNI, gedung SDN 1 Tualang Cut sekarang sudah bersih dari lumpur dan sampah yang terbawa banjir," demikian petikan laporan Tim Media Presiden di Jakarta, Sabtu.

Pemulihan gedung sekolah, salah satunya tampak dari perubahan warna cat yang diubah menjadi hijau muda, tak ada bekas lumpur di tembok-tembok.

Di beberapa bagian, katanya, para prajurit TNI masih sibuk membenahi lingkungan sekolah. Misalnya di lapangan sekolah, personel TNI sedang sibuk menyusun konblok.

Beberapa anggota TNI juga naik ke atas gedung untuk memperbaiki atap dan langit-langit. Selain itu, daun pintu dan kusen-kusen jendela pun dibersihkan dan dicat kembali.

Tak hanya SDN 1 Tualang Cut, para prajurit TNI juga memulihkan sekolah-sekolah lain di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) agar anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman dan aman.

Misalnya, di SDN Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. Prajurit TNI membongkar atap seng yang sudah nyaris roboh.

Kemudian di SDN 1 Kuala Simpang, Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Pembersihan gedung dari lumpur kering sedang dilakukan. Begitu pula di SDN Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Upaya pemulihan fasilitas-fasilitas pendidikan juga dilakukan di SDN 26 Desa Kapa (Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen), SDN 8 Siblah Krueng (Kecamatan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen), SDN 6 Gandapura (Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen).

Kemudian di Sumatera Utara, pembersihan dilakukan di SDN 100704 (Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan), SDN 173149 Parsingkaman (Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara), dan SMP Negeri 030 Purba Beringin (Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan).

Baca juga: Polda Sumbar buat sumur guna penuhi kebutuhan warga terdampak bencana

Baca juga: TNI rampungkan jembatan Armco di Tapanuli Tengah pulihkan akses warga

Baca juga: Dokter dan nakes TNI keliling ke rumah layani warga terdampak bencana

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |