Makassar (ANTARA) - Dosen antropologi dari Universitas Boston Prof Robert W. Hefner mengatakan Indonesia sejak lama dan hingga saat ini di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto mampu berperan dalam perdamaian global.
"Saya telah melakukan penelitian tentang Islam selama 30 tahun dan Indonesia ini sangat istimewa, mampu mengambil peran dalam perdamaian global," ujarnya melalui presentasinya di Seminar Internasional di UIN Makassar, Senin.
Dalam Seminar Internasional terkait Peran Kunci Presiden Prabowo Subianto dalam Mewujudkan Perdamaian di Gaza yang dilaksanakan di UIN Makassar itu, Prof Hefner menyoroti upaya Indonesia, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dalam mendorong perdamaian serta mencari solusi konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.
Ia menilai langkah diplomasi dan mediasi yang dilakukan Indonesia telah membuahkan hasil, terlihat dari situasi yang dinilai lebih tenang dan lebih adil bagi rakyat Palestina pada saat ini.
Hefner kemudian menekankan bahwa harmoni hubungan antara ormas-ormas keagamaan besar di Indonesia, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), menjadi salah satu fondasi penting yang memperkuat peran Indonesia di kancah internasional.
Baca juga: Wamenlu: Dukungan Indonesia untuk Palestina adalah utang sejarah
"Keistimewaan Indonesia karena adanya harmoni dengan organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang secara bersama-sama mampu mengambil peran di tingkat global," katanya.
Menurutnya, hubungan harmonis ini merupakan wujud tafsir keagamaan yang inklusif dan menjadi modal sosial yang luar biasa, sehingga memberikan catatan prestasi yang istimewa baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menyampaikan contoh konkret di Asia Tenggara, di mana Indonesia bersama Muhammadiyah dan NU aktif dalam resolusi konflik di Filipina Selatan.
"Konflik yang telah berlangsung lebih dari setengah abad itu berhasil dimediasi dengan signifikan oleh Indonesia bersama kedua ormas ini. Begitu pun di Thailand Selatan, NU dan Muhammadiyah mengambil peran penting dalam proses pencarian perdamaian. Bahkan di Afganistan juga, NU lebih dominan dalam perdamaian di sana," terangnya.
Menurutnya, banyak pihak tidak mengetahui bahwa organisasi ini memiliki kontribusi yang cukup dominan dalam berbagai upaya perdamaian yang terkait dengan kelompok Taliban dan dinamika sosial-politik di negara tersebut.
Selain itu, Hefner memberi apresiasi besar terhadap keberadaan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ia menyebut kementerian ini sebagai salah satu yang paling aktif di dunia, bukan hanya mengelola pendidikan keagamaan atau layanan haji, tetapi juga terlibat dalam isu-isu besar seperti pemberdayaan perempuan, pembangunan sosial, dan penguatan kewarganegaraan.
Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































