Jakarta (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan melakukan edukasi pilah sampah untuk menghidupkan kembali ekonomi keluarga melalui Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi).
"Kami hadir ke sini juga untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan, baik dipilah sesuai kategorinya maupun dikelola menjadi barang yang bernilai ekonomis," kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan, Azizah Syafrin dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Azizah mengatakan Galeri Pelangi merupakan program turunan dari tingkat pusat yang bertujuan menghidupkan ekonomi keluarga sekaligus menumbuhkan minat baca masyarakat di tingkat RW.
"Di Pela Mampang saya melihat sudah tersedia Pojok Baca di tiap RW. Ini sangat baik jika dikolaborasikan dengan Karang Taruna dan didukung program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan di sekitar wilayah strategis ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Azizah menjelaskan peran PKK juga penting dalam mencegah anak putus sekolah yang saat ini salah satunya dipicu oleh maraknya penggunaan gawai.
Menurut dia, tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi sekadar persoalan biaya, tetapi juga menurunnya motivasi belajar anak karena terlalu asyik bermain gim di rumah.
Selain pendidikan, Azizah menekankan pentingnya peran seluruh unsur, termasuk tenaga pendidik dan PKK ldalam meningkatkan kesadaran anak-anak untuk memilah sampah sejak dini.
Dalam pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Azizah mendorong pemanfaatan lokasi strategis di kantor kelurahan untuk mendirikan kantin kecil yang dikelola PKK. Kantin tersebut dapat menjual alat tulis kantor (ATK) serta produk kerajinan warga.
"Peran PKK sangat luas, tidak hanya penanganan stunting, pemilahan sampah, atau Posyandu, tetapi mencakup urusan anak-anak, remaja, hingga lansia," ungkapnya.
Untuk memperkuat permodalan usaha warga, Azizah berencana menggandeng perusahaan melalui program CSR guna memberikan bantuan modal bagi UP2K.
Pemberian bantuan tersebut akan dilakukan melalui proses seleksi secara bertahap yang dijadwalkan mulai November atau Desember mendatang.
"Produk-produk unggulan dari warga kita akan didorong untuk mengikuti pameran hingga ke luar negeri sehingga semakin dikenal. Namun, kurasi yang baik juga diperlukan," ucapnya.
Sementara itu, Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) juga dilakukan di Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran.
Dalam kunjungannya, Azizah meninjau sejumlah lokasi, di antaranya mini zoo di halaman Kantor Kelurahan Cikoko, PAUD Kenanga, serta Kampung Mandiri Cikoko Bio Farm Education.
Baca juga: Pemkot Jaksel tanam tabebuya pink di Taman Casuarina untuk penghijauan
Baca juga: Jaksel edukasi pengangkut sampah agar pemilahan dimulai dari gerobak
Baca juga: Warga Duren Tiga Jaksel sulap galon bekas jadi pot dan hiasan HUT RI
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































