Kemenkop percepat operasionalisasi KDKMP dengan tiga langkah

1 hour ago 2
Kita harus makin gerak cepat di lapangan untuk tahap operasionalisasi

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui sosialisasi teknis, verifikasi fisik fasilitas usaha, serta penempatan manajer profesional.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dalam siaran pers di Jakarta, Senin, mengatakan percepatan tersebut diperlukan agar KDKMP segera memasuki tahap operasionalisasi di lapangan.

“Kita harus makin gerak cepat di lapangan untuk tahap operasionalisasi,” ujar Ferry saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (13/9).

Ia menjelaskan langkah pertama yang dilakukan Kemenkop adalah memberikan sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP kepada pengurus koperasi.

Selanjutnya, Kemenkop akan mempercepat proses verifikasi dan validasi fisik bangunan gudang serta gerai hingga tahap penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST).

Kemenkop juga akan segera menempatkan manajer profesional yang telah direkrut untuk mengawal kegiatan operasional harian koperasi di setiap wilayah.

Baca juga: Menkop sebut aturan operasional KDKMP segera keluar

Baca juga: Menkop sebut KDKMP jadi pembeli siaga produk unggulan desa

Ferry mengatakan percepatan operasionalisasi KDKMP merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembalikan koperasi sebagai salah satu arus utama perekonomian nasional bersama BUMN dan sektor swasta.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyatakan kesiapan pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk mendukung operasionalisasi KDKMP di wilayahnya.

Ia berharap keberadaan KDKMP dapat menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai jual berbagai hasil produksi lokal.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 14 September 2026, sebanyak 83.367 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah terbentuk.

Namun, belum seluruh koperasi tersebut memiliki sarana operasional berupa gedung, gudang, gerai, dan fasilitas pendukung lainnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.701 KDKMP telah menyelesaikan pembangunan sarana operasional, dan 10.866 KDKMP masih dalam tahap pembangunan.

Dalam kunjungan ke Kabupaten Banjarnegara tersebut, Menkop juga meninjau Koperasi Produsen Nira Kamukten di Desa Susukan yang telah mengembangkan produk olahan nira kelapa berupa gula semut.

Menkop mengatakan koperasi tersebut telah menembus pasar Jerman dan memperoleh validasi dari lembaga Fairtrade dari Inggris.

Ia menilai pengalaman Koperasi Nira Kamukten menunjukkan bahwa koperasi dapat memperluas akses pasar produk lokal apabila mampu memenuhi standar yang dibutuhkan pasar internasional.

Baca juga: Menkop: Perpres KDKMP segera terbit, atur tugas fungsi koperasi

Baca juga: Kemenkop siapkan alat pengolahan pascaproduksi untuk KDKMP mulai 2027

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |