Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan 100 warga menjalani penelusuran (tracing) tuberkulosis (TB) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di RW 08 Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jumat.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Pusat, Nurhidayat mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung lingkungan warga untuk mendeteksi TB sejak dini.
“Kami hari ini turun langsung melakukan monitoring tracing TB terintegrasi CKG sebagai upaya pencegahan tuberkulosis di lingkungan masyarakat. Hari ini ditargetkan 100 warga diperiksa,” ujar Nurhidayat.
Menurut Nurhidayat, tracing tidak hanya ditujukan untuk menemukan warga yang terindikasi TB, tetapi juga memastikan anggota keluarga yang memiliki risiko mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Menurut dia, dengan pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan warga dapat diketahui lebih awal sehingga warga yang terindikasi TB dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan.
Selain pemeriksaan, petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada warga mengenai upaya pencegahan TB.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan tracing yang dilaksanakan secara langsung di lingkungan masyarakat.
“Warga yang terindikasi tuberkulosis mendapatkan pelayanan kesehatan dengan pemberian obat,” kata Nurhidayat.
Nurhidayat mengatakan, kesadaran masyarakat diperlukan dalam mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini TB.
Informasi dari warga juga dibutuhkan agar pemerintah dapat membantu menangani warga yang memiliki risiko maupun yang terindikasi TB.
Ia menegaskan, Pemkot Jakarta Pusat berkomitmen membantu warga dalam proses pengobatan hingga mencapai kesembuhan sehingga risiko penularan TB di lingkungan masyarakat dapat dicegah.
Sementara itu, warga RT 09/RW 08 Kelurahan Kwitang Heri Susanto mengapresiasi pelaksanaan tracing TB terintegrasi CKG di lingkungannya.
Menurut Heri, kegiatan tersebut penting dilakukan khususnya di wilayah yang dengan kepadatan penduduk cukup tinggi.
“Kami mendukung kegiatan tracing TB terintegrasi CKG dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga banyak warga dapat mengetahui kondisi kesehatan terkini,” kata Heri.
Baca juga: Lokus tracing tuberkulosis terintegrasi CKG di Lampung ada 1.571
Baca juga: Kepulauan Seribu perkuat tracing TB melalui CKG
Baca juga: Kemenkes pacu penelusuran kasus di daerah, percepat eliminasi TBC
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































