Pabrik pakan ayam terintegrasi di Gorontalo Utara direalisasikan

1 hour ago 2
Pada prinsipnya kami mendukung arahan Presiden dan Menteri Pertanian, tidak hanya dari sisi keuntungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat di sekitar ekosistem yang dibangun,

Gorontalo (ANTARA) - Pembangunan pabrik pakan ayam dalam mendukung program hilirisasi industri ternak ayam terintegrasi di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo direalisasikan dan ditargetkan mulai dibangun pada Maret 2026.

"Pabrik ini guna mendukung pengelolaan jagung serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata pihak mitra usaha pembangunan pabrik Hendra di Gorontalo, Sabtu.

Ia menyatakan mendukung penuh percepatan realisasi pembangunan pabrik pakan ayam terintegrasi di Gorontalo Utara, dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp259 miliar.

“Kami tidak hanya menunggu pendanaan dari Danantara. Dari sisi perusahaan, kami sudah siap memulai pembangunan tahap awal dan salah satu lokasi pembangunan pabrik pakan berada di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek Gorontalo Utara atau di lokasi pelaksanaan Ground Breaking Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi,” katanya.

Baca juga: Pemerintah bangun pabrik pakan dengan anggaran Rp20 triliun

Ia mengatakan, pembangunan pabrik pakan diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu hingga satu setengah tahun dengan memaksimalkan penggunaan tenaga kerja serta mitra lokal.

“Pada prinsipnya kami mendukung arahan Presiden dan Menteri Pertanian, tidak hanya dari sisi keuntungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat di sekitar ekosistem yang dibangun,” kata Hendra.

Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Hendra Wibawa mengatakan, Gorontalo memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil jagung dengan target produksi mencapai 1,5 juta ton pada 2026, sehingga memerlukan dukungan industri hilir yang terintegrasi.

“Pabrik pakan ayam ini menjadi bagian penting dari hilirisasi ayam terintegrasi, karena membangun ekosistem dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan bibit ayam, pakan, pengelolaan pascapanen, hingga rumah potong hewan unggas,” katanya.

Baca juga: CEO Danantara: 6 proyek hilirisasi 'groundbreaking' pada 6 Februari

Ia menjelaskan, program tersebut juga mencakup pengembangan final stock ayam pullet sehingga seluruh proses produksi perunggasan berada dalam satu kesatuan ekosistem yang saling terhubung.

Menurutnya keberadaan pabrik pakan akan memperkuat pemanfaatan jagung lokal sebagai bahan baku utama, sekaligus membuka peluang usaha bagi peternak, UMKM dan koperasi di Gorontalo Utara.

“Hasil dari industri hilirisasi ini akan dimanfaatkan oleh peternak lokal, UMKM dan koperasi sehingga sektor perunggasan di daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Danantara Indonesia akan menurunkan tim penilai untuk melihat kelayakan lokasi serta prospek pengembangan lanjutan. Hasil penilaian tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan BUMN pangan, pemerintah daerah, serta mitra nasional dan lokal.

Baca juga: Danantara ungkap groundbreaking peternakan ayam pada 6 Februari 2026

“Semangat dari program ini adalah pemerataan sektor perunggasan agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga tumbuh di luar Jawa sehingga mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di daerah,” imbuhnya.

Baca juga: Mentan: Hilirisasi ayam terintegrasi demi peternak dan ekonomi daerah

Mitra Usaha pembangunan pabrik pakan di Provinsi Gorontalo dalam kunjungannya di Gorontalo Utara pada program hilirisasi industri ternak ayam. ANTARA/Susanti Sako​​​​​​​

Pewarta: Susanti Sako
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |