Momentum Imlek dan Ramadhan bisa mendorong konsumsi masyarakat 

2 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Ekonom dan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan momentum hari raya Imlek dan Ramadhan yang berdekatan tahun ini dapat mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Harus ada riset kemana arah tren pola konsumsi masyarakat, misalnya untuk pakaian jadi apa tren baju Idul Fitri 2026," kata Bhima ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Pada momen keagamaan, produk UMKM yang tersegmentasi bisa menarik minat konsumen seperti produk khas Imlek dengan paket makanan ringan, promosi liburan, maupun produk aksesoris yang berhubungan dengan perayaan. Imlek juga akan meningkatkan minat konsumen pada buah-buahan seperti jeruk Mandarin, kue-kue dan minuman khas perayaan.

Baca juga: TMII gelar bazar kuliner untuk menyambut Imlek dan mendukung ekonomi

Pelaku UMKM juga bisa meningkatkan penjualan mereka dengan menyediakan produk yang diminati pada saat Ramadhan yakni perangkat ibadah, makanan beku, pakaian jadi, hingga promosi transportasi dan perhotelan.

Bhima juga menyarankan pelaku UMKM untuk melihat potensi minat konsumen pada hari raya Lebaran seperti jasa penitipan hewan dan parsel Lebaran.​​​​​​​ Potensi produk lokal saat ini masih memiliki peluang untuk tumbuh, namun, penjual harus memiliki fokus kepada konsumen tertentu dan tidak menargetkan konsumen umum.

"Penjualan produk lokal masih punya peluang tumbuh, tapi, akan sangat lokal dan terkait kebutuhan esensial seperti makanan, baju dan transportasi saat mudik,” kata Bhima.

Untuk menghadapi daya beli masyarakat yang sedang menantang dan kondisi ekonomi global yang mengalami ketidakpastian, Bhima menyarankan untuk melakukan kolaborasi sesama UMKM, misalnya dengan mengadakan bazar kuliner dan perlengkapan Ramadhan di lokasi sekitar masjid.

Bhima mengatakan memanfaatkan berbagai platform digital dan sosial media akan sangat baik untuk menawarkan produk, serta menyediakan bahan baku secukupnya sesuai perkiraan permintaan agar tidak terjadi kerugian berarti.

Baca juga: Wapres ingatkan pentingnya ekonomi kerakyatan saat tinjau Pasar Atom

Baca juga: Prabowo: Kita jalankan Ramadhan dengan berkecukupan untuk keluarga

Baca juga: Jelang Ramadhan, harga cabai rawit di Pasar Jatinegara mulai naik

Baca juga: Pemprov ajak warga ramaikan acara Imlek di pusat-pusat perbelanjaan

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |