Menteri PU sebut strategi hadapi kemarau panjang jaga ketahanan pangan

3 hours ago 3

Boyolali, Jawa Tengah (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan strategi menghadapi musim kemarau panjang sebagai dampak dari El Nino, untuk menjaga ketahanan pangan.

"Saya bilang masih ada beberapa cara kita bisa kerjakan. Pertama, operasi modifikasi cuaca agar kemudian di hulu-hulunya bendungan ini dihujani, sehingga kemudian air hujan akan masuk ke hulu secara bertahap dia akan turun ke bendungan," ujar Dody di Boyolali, Jawa Tengah pada Minggu.

Kementerian PU juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam rangka menyiapkan pompanisasi untuk kemudian mengairi sawah-sawah yang sudah tidak bisa menerima air lagi, apakah dari bendung ataupun dari bendungan.

"Kedua, kita bersama-sama dengan Pak Menteri Pertanian nanti akan melakukan program pompanisasi. Pompanisasi sudah pernah dilakukan beberapa tahun lalu dan berhasil menyangga produksi pertanian secara nasional tidak turun," kata Dody.

Sebagai informasi, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjamin stok pangan berupa beras di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada tahun ini.

Mentan Amran mengatakan stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi paling aman sepanjang sejarah Republik Indonesia dengan cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan.

Ia menjelaskan stok yang tersedia saat ini tidak termasuk yang baru akan dipanen beberapa bulan ke depan.

Ia memproyeksikan minimal terdapat produksi dua juta ton per bulan selama tujuh bulan ke depan.

Artinya, kata dia, hal itu mampu menghasilkan total cadangan hingga 14 juta ton yang diprediksi mampu menutupi kebutuhan hingga Mei 2027.

Ancaman El Nino biasanya hanya berlangsung selama enam bulan sehingga tidak sampai berpengaruh besar terhadap stok pangan.

Baca juga: Mentan: Pemerintah perkuat ketahanan pangan mandiri

Baca juga: BRIN dukung ketahanan pangan RI lewat fasilitas iradiasi nuklir AEET

Baca juga: Presiden: Krisis global pacu RI percepat swasembada pangan & energi

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |