Dirut ASDP tegaskan layanan arus balik gelombang kedua tetap terjaga

3 hours ago 2
Meskipun terjadi peningkatan trafik pada arus balik, layanan tetap terjaga dalam kondisi prima

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan layanan arus balik Lebaran 1447 Hijriah gelombang kedua dari Sumatera ke Jawa tetap terjaga dengan kesiapan penuh, mencakup pelayanan serta optimalisasi armada selama periode tersebut.

"Meskipun terjadi peningkatan trafik pada arus balik, layanan tetap terjaga dalam kondisi prima," kata Heru dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Dia menyampaikan arus balik angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren yang semakin terkendali, dengan mayoritas pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.

Secara akumulatif, hingga H+6 Lebaran, ASDP mencatat terdapat 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Jawa dari total 898.864 orang yang berangkat saat arus mudik (H-10 sampai dengan H+6 Lebaran).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71 persen dari total 239.920 unit kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode mudik.

Menurutnya, capaian itu mencerminkan pengelolaan arus balik yang berjalan efektif, didukung koordinasi lintas sektor yang solid dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Heru juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait di lapangan yang telah menjaga dan mendukung kelancaran operasional tetap optimal sepanjang periode mudik dan arus balik.

Ia juga mengapresiasi atas kepatuhan seluruh penumpang penyeberangan dalam menghindari perjalanan saat puncak arus mudik dan balik.

“Arus balik memang meningkat, namun layanan tetap berjalan lancar dan merata. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh stakeholder yang memastikan mudik aman dan Lebaran tetap nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, khusus untuk lintasan Jawa–Bali, arus balik juga terdistribusi dengan baik. Tercatat sekitar 51 persen pemudik dengan total 267.968 penumpang dan 83.357 kendaraan telah kembali dari Bali ke Jawa.

"Sementara 49 persen lainnya masih akan melakukan perjalanan balik dalam beberapa hari ke depan, sehingga menjadi perhatian bersama dalam pengaturan distribusi trafik ke depan," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa pada H-10 hingga H+6 Lebaran mencapai 1.085.745 orang atau naik 2,1 persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan tercatat 259.776 unit, naik 4 persen dari tahun sebelumnya.

Sebaliknya, pergerakan dari Jawa ke Sumatera tercatat 1.241.356 penumpang atau naik 2,5 persen dengan total kendaraan mencapai 314.209 unit atau tumbuh 6,7 persen.

Selama periode itu, ASDP mengoperasikan 28–33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni, menerapkan pola tiba–bongkar–berangkat (TBB) saat lonjakan, serta menyiagakan 1.926 personel gabungan di Merak dan Bakauheni untuk memastikan layanan tetap terkendali.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan penerapan kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan single tarif terbukti efektif dalam mendistribusikan trafik secara lebih merata.

“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib membeli tiket melalui Ferizy, datang sesuai jadwal, dan mengisi data dengan benar, sehingga mendukung kelancaran layanan secara keseluruhan,” kata Windy.

Adapun Kementerian Perhubungan menyatakan puncak arus balik gelombang kedua terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026.

Baca juga: Arus balik H+7 Lebaran penyeberangan Ketapang-Gilimanuk membludak

Baca juga: ASDP prediksi jumlah kendaraan saat puncak arus balik capai 27 ribu

Baca juga: Ratusan truk logistik antre 12 jam di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |