Mensesneg: Pembentukan Perminas untuk mineral kritis, arahan Presiden

5 days ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa pembentukan BUMN baru PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) untuk mengelola mineral kritis telah sejalan dengan arahan dari Presiden RI Prabowo.

“Justru itu dari Bapak Presiden (arahan membentuk Perminas), yang diharapkan bisa mengelola mineral-mineral kita, terutama mineral-mineral yang strategis. Maka dimintalah Danantara membentuk satu entitas,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat di Jakarta, Jumat.

Prasetyo juga memastikan bahwa pemerintah telah mengantongi daftar tambang mana saja yang akan masuk ke Perminas, selain tambang emas Martabe di Sumatera Utara yang selama ini dikelola PT Agincourt Resources. Namun, ia enggan merinci lebih lanjut.

Sementara itu, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan Roeslani menjelaskan bahwa Perminas berbeda dengan MIND ID, terutama karena fokus pada pengelolaan rare earth atau tanah jarang sebagai komoditas mineral kritis.

“Perminas ini memang lebih diarahkan untuk rare earth atau tanah jarang. Jadi memang setiap perusahaan (BUMN) mempunyai spesialisasi yang berbeda-beda,” kata dia.

Ketika ditanya mengenai pengambil alihan tambang Martabe, Rosan mengatakan bahwa saat ini Danantara berada pada posisi menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah.

“Yang bisa saya sampaikan pada saat ini, kita pastinya menunggu saja,” kata dia.

Sebelumnya, pada Rabu (28/1), COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan tambang emas Martabe di Sumatera Utara yang dikelola PT Agincourt Resources akan dialihkan ke BUMN baru yakni PT Perminas.

Dony mengatakan Perminas berbeda dengan MIND ID. Pemerintah mengalihkan pengelolaan Agincourt ke Perminas agar bisnisnya berada di bawah Danantara. Nantinya, ia mengatakan Perminas akan beroperasi langsung di bawah Danantara.

Baca juga: Mensesneg sebut RI perlu BUMN khusus kelola sumber daya mineral

Baca juga: Purbaya: Membentuk BUMN baru lebih untung daripada investasi obligasi

Baca juga: Danantara alihkan tambang emas Martabe ke BUMN baru

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |