Mendag dorong penyerapan telur agar harga kembali Rp30 ribu per kg

1 hour ago 5

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah mendorong penyerapan telur ayam ras agar harga di tingkat peternak tidak terus mengalami penurunan.

Budi menyebut harga telur ayam ras rata-rata nasional per 26 Agustus 2026 berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram. Harga tersebut masih di bawah harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan sebesar Rp30 ribu per kilogram.

"Sekarang yang jadi PR (pekerjaan rumah) itu telur, telur masih Rp26 ribu. Jadi nanti bagaimana penyerapannya lebih bagus sehingga harga ideal terbentuk dan peternak telur tetap jalan," ujar Budi di Jakarta, Kamis.

Menurut Budi, HAP merupakan harga yang telah disepakati antara produsen dan pembeli dengan mempertimbangkan berbagai komponen biaya produksi.

Penetapan harga tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan usaha peternak sekaligus memastikan konsumen mendapatkan harga yang wajar.

Ia menilai harga telur yang terlalu rendah dalam waktu lama dapat membuat peternak kesulitan melanjutkan produksi. Pasalnya, peternak tetap harus menanggung biaya pakan dan kebutuhan produksi lainnya.

"Harga itu sudah dihitung biaya produksinya berapa, kemudian biaya yang lainnya dengan dengan ketentuan atau dengan kesepakatan itu produsen tidak akan rugi, artinya bisa jalan dan konsumen juga tidak dikenakan yang tinggi," kata Budi.

Budi menekankan harga ideal telur ayam ras berada di sekitar Rp30 ribu per kilogram. Karena itu, pemerintah akan mendorong penyerapan agar harga dapat kembali mendekati angka tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan mekanisme penyerapan juga harus mengikuti harga acuan yang telah ditetapkan. Budi juga menegaskan bahwa pembeli tidak boleh menekan harga di tingkat peternak di bawah ketentuan.

Baca juga: Mentan Amran: Juknis penyerapan telur Rp26.500/kg untuk SPPG terbit

Baca juga: Kemendag siapkan sejumlah solusi atasi harga telur anjlok di peternak

Baca juga: Mentan ancam cabut izin pelaku manipulasi harga pakan dan telur

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |