Kemendes perkuat Indeks Desa untuk perencanaan mitigasi bencana

2 months ago 10

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memperkuat fungsi Indeks Desa agar tidak hanya menjadi alat evaluasi pembangunan, tetapi juga dasar perencanaan dan mitigasi kebencanaan di tingkat desa.

Direktur Advokasi dan Kerjasama Desa dan Perdesaan Kemendes PDT Dwi Rudi Hartoyo menjelaskan data Indeks Desa kini dikembangkan agar mampu merekam dinamika isu-isu desa dan perdesaan yang bersifat lebih luas serta relevan dengan kondisi lapangan, seperti terkait kebencanaan.

“Data Indeks Desa ini setiap tahun kami laksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap perkembangan desa. Namun ke depan, data ini juga akan digunakan untuk mengukur tingkat kerawanan kebencanaan agar bisa menjadi dasar perencanaan,” ujar Rudi dalam lokakarya bertajuk "Sosialisasi Pemanfaatan PKD-ID untuk Perencanaan Program Pembangunan Desa Berketahanan Iklim dan Bencana", seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Ia lalu menyampaikan pula bahwa pendataan Indeks Desa dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Data yang melibatkan aparat desa sebagai sumber utama informasi lapangan.

Melalui forum tersebut, ujarnya melanjutkan, hasil pendataan akan diverifikasi dan divalidasi bersama data milik lembaga lain, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan demikian, diharapkan dapat tercapai satu data yang akurat.

“Kami ingin data yang dikumpulkan di desa tidak berdiri sendiri. Dengan adanya sinkronisasi bersama BNPB, nanti akan muncul satu data kebencanaan yang sama dan bisa digunakan oleh semua pihak,” kata dia.

Selain itu, Rudi menyampaikan pula bahwa Kemendes PDT juga menyiapkan standardisasi pendataan agar pencatatan di lapangan lebih konsisten, termasuk dalam penetapan bulan pendataan dan metodologi analisis. Langkah itu, kata dia, diharapkan mampu memperkuat sistem peringatan dini dan perencanaan pembangunan berbasis risiko.

Diketahui, pendekatan berbasis data tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Kemendes PDT terhadap kebijakan nasional Satu Data Indonesia, yang menekankan integrasi antar-instansi untuk mendukung kebijakan pembangunan yang lebih presisi dan responsif terhadap potensi bencana di wilayah perdesaan.

Baca juga: Mendes PDT luncurkan Indeks Risiko Iklim Desa di Karawang

Baca juga: Kemendes sampaikan 28 ribu desa mulai input data Indeks Desa 2025

Baca juga: Kemendes: Setiap tahap pendataan Indeks Desa harus libatkan pendamping

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |