Kemdiktisaintek konsolidasi aksi kampus bantu NTT via Aksara Mahasiswa

1 hour ago 3
Melalui Aksara Mahasiswa, seluruh kekuatan tersebut akan kami sinergikan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, terkoordinasi, dan berkelanjutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengonsolidasikan persiapan Aksara Mahasiswa (Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa) untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Konsolidasi dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ke Kabupaten Manggarai bersama perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), pimpinan perguruan tinggi, dosen pendamping, serta mahasiswa, pada Rabu (26/8).

"Kami mengonsolidasikan, melihat data-data, sehingga nantinya berbagai program yang akan kami jalankan itu lebih sesuai dengan kebutuhan yang ada," kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat dukungan untuk kampus tangani gempa di NTT

Dalam konsolidasi tersebut, kebutuhan yang dibahas antara lain air bersih, listrik, layanan kesehatan, serta dukungan psikologis dan pemulihan trauma. Mendiktisaintek menyebut setiap perguruan tinggi memiliki kepakaran dan sumber daya yang dapat digerakkan.

Menurut dia, ada perguruan tinggi yang kuat dalam bidang kesehatan, psikologi, teknik, pendidikan, kebencanaan, maupun pemberdayaan masyarakat.

"Melalui Aksara Mahasiswa, seluruh kekuatan tersebut akan kami sinergikan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, terkoordinasi, dan berkelanjutan," ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Ia berharap konsolidasi tersebut dapat membuat program mahasiswa dan perguruan tinggi dari luar NTT berjalan lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Kemdiktisaintek siapkan program kampus bantu pemulihan pascagempa NTT

"Semoga dengan kegiatan ini, arah dari program-program mahasiswa berdampak, kampus berdampak yang ada di luar NTT ini jauh lebih efektif, lebih efisien, sehingga kita bisa secara cepat melakukan recovery," ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Diketahui, Program Aksara Mahasiswa di NTT menjadi bagian dari arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi untuk menghubungkan pengetahuan, kepakaran, dan sumber daya yang dimiliki dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk belajar sekaligus berkontribusi di tengah masyarakat, melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi.

Pendekatan berbasis kebutuhan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Baca juga: Program Aksara Mahasiswa 2026 dibuka, fokus isu pangan hingga sampah

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |