Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) dalam mengentaskan kemiskinan melalui pengintegrasian sejumlah program unggulan Baznas, termasuk pengembangan program pemberdayaan dan ekonomi mustahik.
Pimpinan Baznas RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Syarifuddin menyambut baik sinergi strategis tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara Baznas dan pemerintah daerah penting agar program pengentasan kemiskinan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Baznas lakukan harmonisasi program pengentasan kemiskinan dengan KSP
"Baznas saat ini memprioritaskan penanganan pada 88 daerah kemiskinan ekstrem. Jika Polewali Mandar termasuk di dalamnya, program kita dapat dirancang lebih spesifik. Kami tentu sangat senang jika program dan desain Baznas relevan dengan kebutuhan Pemkab Polewali Mandar," ujar Syarifuddin dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Syarifuddin mengibaratkan dana APBD sebagai saku kanan dan dana zakat sebagai saku kiri. Oleh karena itu program Baznas selayaknya berjalan selaras dengan program pemerintah daerah.
"Sebagai lembaga pengelola zakat, kami (Baznas) menetapkan fokus pada daerah kemiskinan ekstrem, alokasi program akan memiliki justifikasi yang semakin kuat," ucapnya.
Ia mengatakan sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah (pemda) adalah hal yang mutlak. Selain program karitatif untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Desil 1 dan 2 atau kelompok fakir, Baznas juga mendorong program produktif.
Baca juga: Baznas: Integrasi filantropi Islam jadi kunci pengentasan kemiskinan
"Di Polewali Mandar sendiri, beberapa program Baznas telah berjalan, seperti Balai Ternak, ZMart, Lumbung Pangan, dan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Ke depan, Baznas memiliki sejumlah program unggulan yang siap disinergikan," ucap Syarifuddin.
Ia juga mendorong optimalisasi potensi pengumpulan zakat ASN di wilayah Polewali Mandar, termasuk dalam memberikan ruang bagi ASN untuk mengusulkan penyaluran zakat kepada kerabat atau masyarakat di lingkungannya yang berhak (mustahik).
Sementara itu Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud mengatakan tingkat kemiskinan di wilayah itu masih cukup tinggi. "Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dan sinergi dari Baznas dalam penguatan ekonomi masyarakat serta percepatan pengentasan kemiskinan," ucapnya.
Baca juga: Baznas RI-BP Taskin perkuat kolaborasi mengentaskan kemiskinan
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































