Kampung Pancasila Depok bersaing dalam KASAD Award 2026

1 hour ago 3

Depok (ANTARA) - Kampung Pancasila Kodim 0508/Depok di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, menjalani penilaian tingkat nasional dalam KASAD Award 2026.

Komandan Kodim 0508/Depok Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo di Depok, Jumat, mengatakan Kampung Pancasila merupakan wujud kolaborasi TNI dan masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami termotivasi dengan semangat nasionalisme warga di sini. Kami yakin bahwa Kampung Pancasila Depok Jaya bisa mewakili Jabar di tingkat nasional," ujarnya.

Ginanjar menjelaskan terdapat empat pilar utama yang dijalankan masyarakat dalam Kampung Pancasila, yakni ketahanan pangan, pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembinaan karang taruna dan kemasyarakatan, serta pembinaan perlawanan rakyat dan keamanan lingkungan.

"Semua pilar tersebut sudah terimplementasikan dengan baik berkat sinergi pemerintah daerah, TNI, dan warga," ujarnya.

Sejumlah program yang dijalankan antara lain ketahanan pangan, pengelolaan bank sampah oleh karang taruna, pengembangan UMKM, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta berbagai program pemberdayaan warga.

Sementara itu, Lurah Depok Jaya Herliana Maharani mengatakan wilayahnya terpilih sebagai Kampung Pancasila perwakilan Kodam Jaya dalam penilaian tingkat nasional.

"Ini merupakan kebanggaan bagi Kelurahan Depok Jaya. Di tengah kemajemukan, warga bisa bersatu dan terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam gotong royong sehari-hari," katanya.

Ia optimistis program yang telah berjalan dapat membawa Kampung Pancasila Depok Jaya meraih hasil terbaik dalam penilaian tingkat nasional.

Tim penilai KASAD Award 2026 dipimpin Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi dari Markas Besar TNI Angkatan Darat.

Baca juga: Merawat Pancasila dari gang kampung

Baca juga: Pemkot Jayapura: Kampung Pancasila tingkatkan kecintaan terhadap NKRI

Baca juga: Dari kampung, kota menemukan Jiwanya

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |