Jenazah pilot ATR dipulangkan malam ini ke Jakarta

1 week ago 11

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Jenazah Capt. Andy Dahananto pilot senior pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang merupakan salah satu korban kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, langsung dipulangkan ke Jakarta pada Sabtu malam (24/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, bahwa jenazah Capt Andy diterbangkan dari Makassar pada pukul 21.30 WIT menuju Jakarta dengan ketibaan melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten.

"Ya, jenazah Andy Dahananto malam ini diterbangkan dari Makassar ke Jakarta pada pukul 21.30 WIT," ucap salah satu pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada ANTARA di Tangerang..

Ia mengatakan, bahwa almarhum Andy Dahananto di terbangkan ke Jakarta bersama sembilan jenazah korban lainnya yang turut menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Menurutnya, dari kesepuluh korban termasuk jenazah pilot Andy rencananya akan terlebih dahulu dilakukan proses upacara penghormatan di Kementerian Kelautan pada Minggu (25/1). Kemudian, masing-masing jenazah akan diserahkan langsung ke keluarga oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

"Kemungkinan sampai di Jakarta, melalui Bandara Soetta sekitar pukul 23.30 WIB atau 00.00 WIB. Nanti hari Minggu akan ada upacara penghormatan di KKP dipimpin langsung oleh Pak Menteri Sakti Wahyu Trenggono," terang dia.

Sementara itu, Ketua RT 06, Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Franciscus Nasir menambahkan bahwa jenazah Andy Dahananto rencananya akan dimakamkan oleh pihak keluarga tempat pemakaman umum (TPU) Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa.

"Informasinya besok jenazah akan tiba setelah dari Jakarta. Untuk pemakaman rencananya di TPU Ranca Sadang," tuturnya.

Ia mengungkapkan, sebagai kesiapan penyambutan dan pemakaman jenazah pilot pesawat ATR 42-500, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas mulai dari ambulans, liang lahat hingga tempat ibadah untuk shalat jenazah bila diperlukan.

"Sepertinya hari Minggu itu jenazah sampe rumah duka siang, tetapi untuk kesiapan kita sudah siap, mulai penyambutan, pemakaman hingga tempat ibadah," tutur dia.

Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupateh Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Telah teridentifikasi seluruh korban sebanyak 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang," ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Makassar.

Dia menyebutkan dari total 11 kantong yang diterima tim DVI dari tim SAR setelah evakuasi dari pegunungan tersebut, berdasarkan identifikasi tim DVI ditemukan kecocokan identitas 10 orang sesuai dengan manifest.

Baca juga: Pencarian hari ke-7 Tim SAR berhasil evakuasi semua korban pesawat ATR

Dari 10 korban yang diidentifikasi sesuai dengan manifest serta identik dengan nama-nama korban. Berdasarkan kode Post Mortem (PM) 62.B.05 cocok dengan Ante Mortem (AM) 008, kantong kelima adalah Yoga Nouval Prakoso (penumpang) pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku operator foto udara. Alamat, Jalan Tutul Raya Nomor 264, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kantong nomor PM 62.B.08 cocok dengan nomor AM 007 teridentifikasi Ferry Irawan usia 41 tahun sebagai pegawai KKP (penumpang), alamat Jalan Rawameneng Nomor 43 RT 04 RW 05, Desa Janti, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat.

Kantong nomor PM 62.B.07 cocok dengan nomor AM 001 teridentifikasi Muhammad Parhan Gunawan usia 26 tahun, beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, selaku Co-Pilot pesawat ATR 42-500.

Kantong nomor PM 62.B.06 dan PM 62.B.03 Body Part atau bagian tubuh cocok dengan AM 003 teridentifikasi sebagai Hariadi usai 57 tahun, alamat Perumahan Puri Kahuripan 3 Nomor 4, RT.003, RW.008 Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, selaku kru pesawat.

Kantong PM 62.B.09 cocok dengan nomor AM 005, teridentifikasi Dwi Murdiono usia 40 tahun, alamat Jalan Rajasari Perum Puri, Indrakita Blok B.5, Sasak Panjang, Bogor, Jawa Barat, selaku kru pesawat.

Kantong nomor PM 62.B.10A dan PM 62.B.10B berupa Body Part atau bagian tubuh, dan PM 62.B.05 properti cocok dengan AM 009 teridentifikasi Restu Adi Pribadi usia 40 tahun. Alamat Jalan Tanjakan Kampung Baru, Kecamatan Kampung Makassar, Halim Perdana Kusuma, juga kru pesawat.

Kantong nomor PM 62.B.11 cocok dengan nomor AM 010, teridentifikasi Andi Dahananto usai 58 tahun, alamat Perumahan Tigaraksa, Desa Marga Sari Blok A1/36, Tangerang, Banten, diketahui merupakan pilot pesawat ATR 42-500.

Baca juga: Prajurit TNI temukan enam korban pesawat ATR 42-500

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |