Jakarta (ANTARA) - Total penumpang arus balik tahun ini dengan menggunakan jasa bus AntarKota AntarProvinsi (AKAP) di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mencapai 2.485 orang.
"Jumlah tersebut merupakan akumulasi kedatangan sejak H+1 hingga H+8 Lebaran dengan menggunakan 298 bus AKAP," kata Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi di Jakarta, Senin.
Joni menilai tahun ini arus balik di Terminal Lebak Bulus cenderung stabil, dengan rata-rata 300 hingga 400 penumpang tiba setiap harinya.
Adapun pada puncak akhir masa libur Lebaran, penumpang yang datang didominasi dari wilayah yang relatif dekat dengan Jakarta, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara, dari Jawa Timur hingga Sumatera tidak terlalu signifikan.
Menurutnya, dengan berakhirnya masa arus balik, seluruh posko pelayanan di Terminal Lebak Bulus telah dibongkar dan dirapikan oleh masing-masing instansi terkait.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama menciptakan arus mudik dan balik yang aman serta nyaman di Terminal Lebak Bulus," ucapnya.
Ia mengapresiasi para pengguna jasa bus AKAP karena telah mematuhi aturan dengan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal resmi.
Meski, katanya, masih ditemukan sebagian kecil penumpang yang turun di luar area terminal, maka hal itu mencerminkan tingkat kepatuhan masyarakat masih cukup baik.
"Terminal Lebak Bulus saat ini sudah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum. Sehingga, semakin memudahkan mobilitas penumpang," ucapnya.
Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengimbau para pengemudi Angkutan Lebaran 2026 untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan di saat jumlah penumpang meningkat.
Pengelola Terminal Lebak Bulus berencana melakukan revitalisasi terminal itu pada 2027 guna meningkatkan kualitas layanan dan integrasi transportasi.
Baca juga: 915 penumpang tiba di Terminal Lebak Bulus hingga H+4 Lebaran
Baca juga: Jumlah penumpang di Terminal Lebak Bulus capai 6.265 orang
Baca juga: Pengelola terminal imbau sopir utamakan keselamatan selama arus mudik
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































