Jakarta (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (UPT PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta menargetkan pendistribusian 200.000 benih ikan konsumsi kepada kelompok pembudidaya di Kabupaten Kepulauan Seribu pada 2026.
“Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal,” kata Kepala UPT PBKL Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Andi Dala Jemma.
Dia di Jakarta, Rabu, mengatakan, bantuan benih ikan merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah kepulauan.
Menurut dia, melalui budidaya ikan, masyarakat tidak hanya mendapatkan sumber pangan yang berkelanjutan, tetapi juga memiliki alternatif penghasilan ketika aktivitas melaut terkendala kondisi cuaca.
Baca juga: Sudin KPKP latih warga Kepulauan Seribu olah hasil perikanan
Sepanjang tahun 2025 UPT PBKL telah menyalurkan sebanyak 143.575 ekor benih ikan konsumsi kepada 77 kelompok penerima.
Kelompok tersebut terdiri dari Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Unit Pembenihan Rakyat (UPR) serta sekolah, termasuk yang berada di wilayah Kepulauan Seribu.
“Insya Allah, target kami tahun ini mencapai 200 ribu ekor benih ikan konsumsi,” kata dia.
Pada awal Februari ini, pihaknya juga telah mendistribusikan 1.000 ekor benih ikan bawal berukuran 7-8 sentimeter (cm) kepada Kelompok Sea Farming di Pulau Panggang.
Baca juga: Kepulauan Seribu latih puluhan warga olah hasil perikanan
Pendistribusian benih ikan diharapkan mampu meningkatkan produksi ikan konsumsi di Kepulauan Seribu sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
“Benih yang diberikan diharapkan dapat dibudidayakan secara optimal, baik untuk konsumsi keluarga maupun sebagai sumber ekonomi masyarakat,” kata dia.
Perwakilan Kelompok Sea Farming Pulau Panggang, Ali (51) mengatakan, bantuan benih ikan tersebut sangat membantu dalam pengembangan usaha budidaya yang dijalankan kelompoknya.
“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga ke depan dapat terus berlanjut dan semakin banyak kelompok yang merasakan manfaatnya,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































