Kunming (ANTARA) - Badan penegak hukum dari China, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam sepakat untuk mengintensifkan upaya bersama melawan penipuan telekomunikasi transnasional dan daring pada pertemuan yang diadakan pada Jumat di Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan, China barat daya.
Para pejabat dari enam negara tersebut mengadakan diskusi mendalam tentang penguatan kerja sama lintas perbatasan dan mencapai serangkaian konsensus, menurut pernyataan dari Kementerian Keamanan Publik China.
Para peserta menandatangani dokumen hasil pertemuan tersebut dan menegaskan kembali komitmen bersama yang kuat untuk memerangi jaringan penipuan yang beroperasi di seluruh kawasan Asia Tenggara dan China, demikian bunyi pernyataan itu.
Negara-negara tersebut akan meluncurkan operasi multinasional yang terkoordinasi, membangun mekanisme koordinasi rutin, meningkatkan pertukaran informasi intelijen, serta melanjutkan repatriasi dan penyerahan individu yang terlibat dalam kasus penipuan, kata pernyataan itu.
Dalam beberapa tahun terakhir, China telah memperluas kerja sama upaya penegakan hukum dengan Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, mengembangkan mekanisme efektif yang telah membuahkan hasil signifikan. Tindakan tegas gabungan ini telah memberikan pukulan telak terhadap sindikat-sindikat kriminal terkait perjudian dan penipuan.
Sejak awal tahun ini, China, Myanmar, dan Thailand telah membentuk mekanisme koordinasi trilateral dan bersama-sama melaksanakan operasi untuk memberantas kejahatan perjudian dan penipuan di Myawaddy, Myanmar, dengan lebih dari 5.500 tersangka kriminal direpatriasi oleh Myanmar ke China, kata kementerian tersebut.
Polisi China dan Laos melakukan operasi gabungan yang menyasar sarang penipuan telekomunikasi di Zona Ekonomi Khusus Segitiga Emas di Laos, menangkap lebih dari 600 tersangka dalam satu kali penyisiran.
Dalam operasi gabungan khusus melawan tindak kejahatan penipuan telekomunikasi dan perjudian daring, polisi China dan Vietnam berhasil menangkap 149 tersangka, sementara polisi China dan Kamboja menangkap 2.141 tersangka di Kamboja, yang semuanya direpatriasi ke China.
Kepolisian China akan terus memperdalam kolaborasi internasional, memajukan operasi gabungan, membongkar pusat-pusat penipuan, dan mengejar tersangka dengan tekad yang lebih besar, kata kementerian tersebut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































