Shopee dan Kemnaker luncurkan akademi pengajar afiliasi

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - ‎Shopee Indonesia bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan program Akademi Pengajar Shopee, yang berfokus pada pelatihan afiliasi (affiliate) dengan standar kompetensi dan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Program ini bertujuan membekali para pelatih Kemnaker dengan keterampilan digital dan e-commerce agar mampu mencetak talenta afiliasi baru di berbagai daerah.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program tersebut ditargetkan mampu menjangkau puluhan ribu peserta melalui skema training of trainers (TOT).

"Kalau satu instruktur melatih 600 orang dalam setahun, dengan 100 instruktur berarti ada 60 ribu orang yang bisa kita siapkan. Ini peluang yang harus kita raih," ujarnya dalam peluncuran program Akademi Pengajar Shopee di BBPVP Bekasi, Jabar, Rabu.

Ia menilai profesi afiliator menjadi bagian dari transformasi pekerjaan informal menuju informal digital yang perlu difasilitasi melalui pelatihan terstruktur dan terukur.

Menurutnya, perluasan keterampilan digital menjadi strategi penting untuk menjawab tantangan penyerapan tenaga kerja.

Program ini diikuti 100 instruktur dari balai pelatihan vokasi di berbagai daerah.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi mengenai ekosistem e-commerce, strategi pembuatan konten video dan live streaming, hingga praktik langsung program afiliasi.

Setelah pelatihan luring, peserta dapat melanjutkan peningkatan kompetensi melalui learning management system (LMS) yang disediakan Shopee.

‎Program Akademi Pengajar Shopee juga menghadirkan sertifikasi profesi dari BNSP bagi para pengajar guna memastikan standar kompetensi yang terukur.

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan transformasi digital tidak hanya berbicara soal teknologi, melainkan kesiapan manusia dalam memanfaatkannya.

"Ketika berbicara tentang transformasi digital, inti utamanya bukan pada teknologinya, tetapi pada manusianya. Ekosistem digital harus mampu membuka peluang untuk belajar, bekerja, dan bertumbuh. Melalui Akademi Pengajar Shopee, kami ingin memastikan pelatihan affiliate ini dapat diakses lebih luas dan memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Shopee dan Kemnaker berharap program akademi pengajar afiliasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam mencetak pengajar tersertifikasi, sekaligus memperluas peluang kerja berbasis digital di berbagai daerah Indonesia.

Baca juga: Shopee raih predikat brand terbaik 2026 di Indonesia versi YouGov

Baca juga: Sukses ekspor ke pasar global, ini 5 pemenang Shopee Super Awards 2025

Baca juga: Shopee dorong pemulihan ekonomi melalui kampanye UMKM Sumatera Bangkit

Pewarta: Ida Nurcahyani/Niswah Qintara Rahmani
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |