Kadin tekankan industri perkapalan sektor strategis pacu ekonomi RI

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan industri perkapalan dan pelayaran merupakan sektor strategis yang mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam pernyataan di Jakarta, Rabu menyampaikan industri galangan kapal dan pelayaran memiliki potensi kuat karena bersifat padat karya, padat bisnis, dan padat teknologi.

Menurutnya, sektor ini mampu menciptakan efek berganda yang luas terhadap perekonomian nasional.

“Dan ini menurut saya bisa meningkatkan daya saing Indonesia. Apalagi Indonesia mempunyai sumber daya manusia yang pemain-pemain industri maritim sekarang kekurangan," kata Anin, sapaan akrab.

Ia menambahkan, sektor pelayaran nasional menunjukkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

“Kita melihat industri pelayaran ini tahun lalu tumbuh sebesar 8,8 persen, artinya lebih besar daripada PDB. Dan sektor pelayaran dan galangan kapal ini juga telah berkontribusi lebih dari 7,5 persen dari PDB kita. Dan ini belum menghitung industri penunjangnya. Jadi ini benar-benar penggerak ekonomi Indonesia,” ucap Anindya.

Anin menegaskan, kebangkitan industri maritim menjadi momentum penting dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri nasional.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S Djojohadikusumo menyampaikan bahwa industri galangan kapal dan pelayaran berpotensi menjadi salah satu pendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional karena karakteristiknya yang padat karya, serta melibatkan rantai kegiatan ekonomi yang luas.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan dukungan kebijakan pemerintah untuk mempercepat penguatan kapasitas produksi dalam negeri.

“Bahwa semua kapal milik Pertamina harus dibangun di dalam negeri,” ujar Hashim.

Hashim turut mengingatkan pelaku industri agar meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi sehingga mampu bersaing secara sehat.

Ia menilai momentum dukungan pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal.

“Dari pihak pemerintah sudah ada political will (kemauan politik), dari Presiden sudah ada political will. Ini tolong ya kawan-kawan, kita ambil kesempatan,” kata Hashim.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pemerintah berencana memberikan kemudahan dan insentif guna mendorong pembangunan kapal di dalam negeri.

“Menteri Keuangan akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada galangan kapal dan pelayaran yang dapat membangun kapal-kapal di dalam negeri. Dengan itu ada kemudahan-kemudahan. Kemudahan berupa apa? Biar masuk bisa jadi 0 persen untuk banyak komponen-komponen. Dan untuk kapal-kapal, kapal baru yang membeli, yang pesan juga nanti akan dapat insentif dan sebagainya. Kemudahan. Jadi saya kira ini tujuan dari Kadin sudah tercapai,” kata Hashim.

Baca juga: Komisi VII DPR dorong penguatan ekosistem industri perkapalan

Baca juga: Investor Malaysia ingin bangun industri perkapalan terpadu di Sabang

Baca juga: Kemenperin perkuat SDM industri maritim dan perkapalan di Jawa Timur

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |