Wamen PU: Bina Marga bentuk Tim Pemantauan Kesiapan Jalan Lebaran 2026

3 hours ago 2
Saat ini seluruh jajaran di lapangan sedang melakukan percepatan pemeliharaan rutin dan patching untuk memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik layanan

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan Direktorat Jenderal atau Dirjen Bina Marga membentuk Tim Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jalur Lebaran 2026.

"Untuk jalan nasional dan jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga telah membentuk Tim Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jalur Lebaran 2026 yang melakukan monitoring lintas wilayah di seluruh Indonesia sejak Februari hingga menjelang arus mudik dan balik," ujar Diana kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut Diana, Tim ini memastikan kemantapan jalan dan kesiapan jembatan pada lintas utama. Pendekatan ini dilakukan secara sistematis dan terkoordinasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 H, Kementerian PU memastikan kesiapan menyeluruh baik pada jalan tol maupun jalan nasional.

"Sebagaimana telah disampaikan Bapak Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran ditargetkan tidak ada lubang baik di ruas tol maupun jalan nasional. Saat ini seluruh jajaran di lapangan sedang melakukan percepatan pemeliharaan rutin dan patching untuk memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik layanan," kata Diana.

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya memproyeksikan sebanyak 143,9 juta orang melakukan pergerakan perjalanan pada angkutan Lebaran Idul Fitri 2026.

Dudy mengatakan jumlah tersebut berdasarkan survei angkutan Lebaran 2026 yang telah dilakukan kementerian itu untuk mengidentifikasi preferensi dan mengukur persepsi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.

Dia menyampaikan pihaknya telah mengoordinasikan kesiapan angkutan Lebaran pada Rapat Tingkat Menteri, di Kantor Pusat Kementerian Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan.

Untuk melayani pergerakan masyarakat tersebut, Menhub mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sarana angkutan Lebaran di antaranya 31.345 unit bus, 829 unit kapal, 2.683 unit sarana kereta api, 392 unit pesawat, serta 255 unit kapal penyeberangan.

Adapun, lanjut Menhub, jumlah sarana transportasi yang sudah melalui ramp check antara lain angkutan darat sebanyak 19.376 unit, angkutan laut 485 unit, angkutan penyeberangan 19 unit, angkutan udara 392 unit, serta perkeretaapian 2.177 unit.

Baca juga: Pemprov Banten prioritaskan enam ruas jalan alternatif mudik 2026

Baca juga: Menakar keandalan jalan tol saat mudik Lebaran

Baca juga: Gubernur Lampung: Tidak ada lubang di jalan sebelum puncak arus mudik

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |