Jakarta (ANTARA) - Polestar menjanjikan bakal meluncurkan empat model elektrifikasi murni terbarunya hingga 2028 yang membuat para insinyur dari pabrikan tersebut harus bekerja sangat ekstra.
CarsCoops pada Jumat melaporkan bahwa para insinyur tersebut diminta untuk menghadirkan kendaraan yang dapat menyaingi keandalan dari jenama-jenama premium asal Jerman.
“Kami ingin lebih fokus pada sisi performa, karena di situlah kami dapat berbuat lebih baik lagi ke depannya untuk di lintasan balap dan dalam hal akselerasi, sehingga, kami dapat menjadi lebih unggul dari jenama yang lain,” kata CEO Polestar, Michael Lohscheller.
Untuk bisa bersaing dengan BMW M dan juga Mercedes-AMG atau bahkan Audi di jajaran kendaraan sport, pihaknya telah merencanakan hal besar melalui kehadiran Polestar 5.
Polestar 5 grand tourer, dalam versi Performance sudah memiliki tenaga 872 hp (650 kW / 884 PS), yang berarti versi yang lebih bertenaga lagi dapat menyaingi mobil-mobil seperti Audi RS e-Tron GT, Porsche Taycan Turbo GT, dan Xiaomi SU7 Ultra.
Pihaknya juga memiliki ambisi besar untuk menghidupkan submerek BST atau “beast”. Kendaraan ini diramalkan bakal berkembang dari eksperimen produksi terbatas dengan Polestar 2 BST Edition menjadi sub-merek berperforma tinggi.
Kandidat lainnya untuk varian BST di masa mendatang adalah sedan Polestar 2 generasi berikutnya, SUV Polestar 3 yang baru saja diperbarui, dan crossover coupe Polestar 4 , yang akan segera mendapatkan gaya bodi station wagon.
Baca juga: Polestar bakal tanam fitur Gemini Live di seluruh jajarannya pada 2026
Baca juga: Polestar bocorkan EV terbarunya diproduksi bersama Volvo
Baca juga: Polestar 3 mulai diproduksi di Amerika Serikat
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026


















































