Surabaya (ANTARA) - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat 53.237 pendaftar pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, meningkat 26,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 42.179 pendaftar, dengan kuota penerimaan 6.532 kursi.
"Terkait kuota Unesa jalur SNBP tahun ini sebenarnya sama seperti tahun sebelumnya. Namun, karena ada tambahan sembilan program studi (Prodi) baru, jadi kuotanya naik berdasarkan kebutuhan Prodi baru menjadi 6.532 dari 6.006 tahun lalu," ucap Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Alumni Unesa, Martadi di Surabaya, Jumat.
Baca juga: Unesa terima 6.262 calon mahasiswa baru jalur SNBP 2025
Jumlah pendaftar menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 11.058 atau 26,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 42.179 pendaftar.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi melalui jalur tersebut.
"Tingginya minat calon mahasiswa menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas institusi yang terus bertransformasi," ujarnya.
Kepercayaan itu, lanjutnya, tumbuh dari konsistensi Unesa dalam meningkatkan mutu pendidikan dan iklim perkuliahan, serta sosialisasi yang menjangkau berbagai daerah.
Dari total pendaftar, sebanyak 27.551 peserta memilih Unesa sebagai pilihan pertama dan 25.686 peserta sebagai pilihan kedua.
Dengan berakhirnya masa pendaftaran pada 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB, peserta kini menunggu pengumuman hasil pada 31 Maret 2026.
Pihak kampus mengimbau peserta tetap menjaga ritme belajar sebagai persiapan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Baca juga: Unesa tambah daya tampung mahasiswa baru
Baca juga: SMCC Unesa dampingi korban ambruknya mushalla di Sidoarjo
Selain itu, Unesa masih membuka jalur khusus Golden SNBP hingga 20 Februari 2026, bagi siswa berprestasi yang belum sempat mendaftar pada jalur reguler.
Berdasarkan data kampus, 10 program studi dengan peminat terbanyak pada jalur SNBP 2026, yakni S1 Manajemen (1.804 pendaftar), S1 Psikologi (1.762), S1 Keperawatan (1.673), S1 Akuntansi (1.426), S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD (1.372), S1 Ilmu Komunikasi (1.296), S1 Bisnis Digital (1.216), S1 Ilmu Hukum (1.179), S1 Gizi (1.042), dan S1 Fisioterapi (1.003).
Adapun 10 Prodi dengan tingkat keketatan tertinggi meliputi S1 Keperawatan, S1 Fisioterapi, S1 Kedokteran, S1 Kebidanan, S1 Kedokteran Gigi, S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, S1 Gizi, S1 Manajemen, S1 Pariwisata, dan S1 Akuntansi.
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































