Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
"Kami mengantisipasi potensi hujan intensitas tinggi, genangan, dan longsor di sejumlah titik rawan," ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Untuk ruas tol, lanjut Diana, disiagakan posko, Disaster Relief Unit (DRU), alat berat, serta material tanggap darurat.
Sedangkan untuk jalan nasional, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga telah memetakan lokasi rawan longsor, banjir, dan kecelakaan serta menyiapkan mekanisme pelaporan harian kondisi jalan dan lalu lintas selama periode Lebaran.
"Koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, dan Kementerian Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas apabila terjadi gangguan. Apabila terjadi gangguan, respons di lapangan dilakukan dengan cepat sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga," kata Diana.
Sebagai informasi, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta semua pihak mengantisipasi cuaca ekstrem selama Angkutan Lebaran 2026.
Ia mengatakan, dengan adanya kondisi cuaca ekstrem semua pihak pun harus mengantisipasinya terutama selama Angkutan Lebaran 2026.
Dudy menjelaskan, bila memungkinkan pun pihaknya akan mempertimbangkan opsi pelaksanaan modifikasi cuaca untuk memberikan layanan kepada masyarakat saat melakukan penyeberangan.
Menurut dia, perlu juga dilakukan antisipasi adanya gelombang tinggi di wilayah perairan penyeberangan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menemui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memperkuat pengawasan pada titik rawan arus mudik Lebaran 2026 guna meningkatkan keselamatan perjalanan serta kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.
Dudy menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan pada sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan kepadatan maupun gangguan keselamatan perjalanan masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Baca juga: Wamen PU: Bina Marga bentuk Tim Pemantauan Kesiapan Jalan Lebaran 2026
Baca juga: Kementerian PU siapkan tambahan 10 tol fungsional dukung mudik Lebaran
Baca juga: Menhub prediksi sekitar 144 juta orang lakukan mudik Lebaran 2026
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































