Unipa wisuda 25 dokter baru, perkuat layanan kesehatan di Tanah Papua

2 hours ago 1
Kami patut bangga. Hari ini Unipa menghasilkan 25 dokter baru, menambah total alumni FK menjadi 101 dokter yang telah berkontribusi baik di Papua maupun di seluruh Indonesia...

Sorong (ANTARA) - Universitas Papua (Unipa) mewisuda 25 dokter baru untuk memperkuat layanan kesehatan di Tanah Papua dan menambah daftar alumni Fakultas Kedokteran (FK) menjadi 101 dokter yang telah mengabdi di berbagai wilayah Indonesia.

Rektor Unipa Prof. Hugo Warami di Sorong, Sabtu, mengapresiasi capaian Fakultas Kedokteran.

“Kami patut bangga. Hari ini Unipa menghasilkan 25 dokter baru, menambah total alumni FK menjadi 101 dokter yang telah berkontribusi baik di Papua maupun di seluruh Indonesia dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya usai pengambilan sumpah bagi 25 dokter lulusan muda di Kota Sorong.

Menurut dia, lulusan FK Unipa tersebar di berbagai wilayah dari Aceh hingga Papua, baik melalui program magang maupun penugasan lainnya, dan sebagian besar merupakan putra-putri asli Papua yang sepenuhnya dididik di fakultas tersebut.

Baca juga: UNIPA Manokwari kembali lahirkan delapan dokter muda Papua

Terkait rencana pembukaan program dokter spesialis, ia mengatakan peluang tersebut terbuka asalkan ketersediaan sumber daya manusia dan sarana pendukung telah terpenuhi.

Persyaratan utama untuk mencapai hal tersebut, kata dia, meliputi rumah sakit pendidikan yang memenuhi standar serta tenaga dokter spesialis dan sub spesialis yang mampu menjadi pengajar atau pembimbing program studi.

“Kementerian Kesehatan telah membuka ruang kerja sama untuk pengembangan program spesialis. Jika sumber daya sudah tersedia, kami siap membuka program spesialis dan sub spesialis di Unipa,” jelasnya.

Baca juga: DPR RI minta Papua Barat manfaatkan beasiswa dokter spesialis Kemenkes

Rektor juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dalam pengembangan pendidikan kedokteran.

Menurut dia, alokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat di Tanah Papua.

“Dengan adanya tambahan dokter baru ini, kami berharap layanan kesehatan di Papua dapat semakin optimal, dan putra-putri asli Papua termotivasi untuk menempuh pendidikan kedokteran serta kembali mengabdi bagi daerahnya,” kata Rektor Hugo Warami.

Baca juga: Kemenkes kirim 35 nakes bantu layanan kesehatan di Papua Barat Daya

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |