Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah dicopot dari jabatannya dan akan digantikan oleh mantan Menteri Perhubungan sekaligus mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Unggahan tersebut memuat klaim, “BAHLIL DI DEPAK DARI ISTANA, PRABOWO BERI SINYAL KUAT SOSOK PENGGANTI. IGNASIUS JONAN DISEBUT PURBAYA KE DUA,” serta menyebut pertemuan Jonan dengan Presiden Prabowo sebagai tanda akan terjadinya pergantian menteri.
Unggahan tersebut juga diberi narasi:
“Setelah gelombang kritik dan kemarahan publik terhadap kebijakan-kebijakannya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan. Dan di tengah situasi panas itu, Ignasius Jonan, mantan Menteri Perhubungan yang dulu dipecat oleh Presiden Jokowi karena menolak tunduk pada kebijakan yang ia nilai tak berpihak pada rakyat, tiba-tiba dipanggil ke Istana Negara.
Apakah ini sekadar pertemuan biasa?
Atau sinyal kuat bahwa Jonan akan ditarik kembali ke kabinet untuk menggantikan Bahlil sebagai Menteri ESDM? Pertemuan ini menimbulkan spekulasi besar di publik — tentang arah baru pemerintahan Prabowo dan kemungkinan reshuffle besar-besaran. Jonan dikenal sebagai sosok tegas, jujur, dan tidak bisa disetir kekuasaan, sementara Bahlil dinilai semakin jauh dari kepentingan rakyat akibat kebijakan yang sektor energi.”
Namun, benarkah Bahlil dicopot sebagai Menteri ESDM, diganti Ignasius Jonan pada Februari 2026?
Unggahan yang menarasikan Menteri ESDM Bahlil dicopot, diganti Ignasius Jonan pada Februari 2026. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi yang membenarkan klaim tersebut.
Berdasarkan laman resmi Kementerian ESDM, Bahlil Lahadalia masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga saat ini. Tidak ada pengumuman dari pemerintah terkait pencopotan maupun penggantian dirinya.
Adapun pertemuan antara Ignasius Jonan dan Presiden Prabowo Subianto pada 3 November 2025 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilakukan dalam rangka berbagi pandangan mengenai diplomasi serta berbagai program pro rakyat yang dijalankan pemerintah.
Jonan, dilansir dari ANTARA, menjelaskan bahwa diskusi tersebut hanya bertujuan memberikan masukan terkait kebijakan pemerintahan, bukan membahas rencana pengangkatan dirinya sebagai menteri.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Bahlil dicopot dari jabatan Menteri ESDM dan akan digantikan oleh Ignasius Jonan pada Februari 2026 tidak berdasar.
Klaim: Bahlil dicopot, diganti Ignasius Jonan pada Februari 2026
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































