Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Hiroshima University memperkuat kolaborasi riset kelautan berkelanjutan khususnya pengembangan proyek kolaboratif Mangrove Restoration and Aquaculture sebagai model pengelolaan pesisir berbasis sains dan inovasi.
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa (JJ) di Makassar, Rabu, mengatakan program ini dirancang untuk mengintegrasikan pendekatan restorasi ekosistem mangrove dengan sistem akuakultur produktif yang ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof JJ menegaskan isu restorasi mangrove dan akuakultur merupakan sektor strategis yang relevan dengan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan.
Menurutnya, kolaborasi ini dapat mendorong riset berdampak yang dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
Lebih lanjut, Prof JJ memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan Unhas dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Salah satunya pengembangan fasilitas produksi es di Pulau Barrang Lompo untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.
Baca juga: Unhas dan Nippon Koei targetkan luaran terukur dan berkelanjutan
Inisiatif tersebut bertujuan menghasilkan ikan yang lebih segar, meningkatkan nilai jual, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir melalui intervensi berbasis sains dan teknologi.
“Kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga pada lesson learned dalam pengelolaan kawasan mangrove dan akuakultur secara terpadu," ujarnya.
"Model yang dihasilkan dari proyek percontohan nantinya diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir di Indonesia,” lanjut dia saat menerima Vice President (International Exchange/Japanese Language Education) sekaligus Director of Morito Institute of Global Higher Education, Kazuhiko Koike.
Rektor Unhas juga menekankan pentingnya pengembangan program double degree sebagai bagian dari akselerasi internasionalisasi kampus.
Dalam konteks kolaborasi dengan Hiroshima University, kata dia, Unhas membuka peluang pemanfaatan dukungan pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) guna memperluas akses mahasiswa pada pendidikan berstandar global.
Baca juga: Unhas dan University Arkansas kolaborasi riset unggas
Pada kesempatan yang sama, Prof. Kazuhiko Koike menyampaikan bahwa Hiroshima University memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan ilmu kelautan dan perikanan berkelanjutan.
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































