BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem La (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berpotensi melanda kabupaten dan kota di Sulawesi Utara hingga 22 Februari 2026.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Astrid Y Lasut, di Manado, Rabu.
Astrid menyebutkan beberapa fenomena yang mempengaruhi cuaca Sulut, seperti adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi melewati wilayah Sulawesi Utara berkontribusi dalam proses pembentukan awan hujan,
Kemudian, gelombang Kelvin dan Low Frequency diperkirakan melintasi wilayah Sulawesi Utara sehingga meningkatkan potensi curah hujan dan peningkatan aktivitas kilat/petir di beberapa wilayah.
Baca juga: BMKG: Banjir rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir Sulut
"Nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) menunjukkan adanya tutupan awan tebal di sekitar wilayah Sulawesi Utara, serta terdapat pusat tekanan rendah di sebelah timur Australia menyebabkan adanya belokan angin (shearline) di wilayah Sulawesi Utara sehingga terjadi penumpukan massa udara," katanya.
Sedangkan nilai anomali suhu permukaan laut pada rentang -2 derajat Celcius – +2.5 derajat Celcius di perairan sekitar Sulawesi Utara menambah massa uap air pada proses pertumbuhan awan-awan konvektif.
Fenomena lainnya, indeks labilitas lokal kuat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat/petir di sejumlah wilayah.
Baca juga: BMKG prediksi hujan guyur Pulau Bintan hingga sepekan ke depan
BMKG memperkirakan 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara pada Rabu berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian.
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































