Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp3 miliar lebih bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo, Rabu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan penyaluran bansos di Kabupaten Sidoarjo merupakan yang kedua tahun ini setelah sebelumnya Pemprov Jatim menyalurkan bansos senilai Rp7,73 miliar bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.
"Percepatan penyaluran bansos ini penting agar masyarakat Jawa Timur memiliki kesiapan ekonomi yang lebih baik menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah," kata Khofifah.
Penyaluran bansos ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memperkuat sosial ekonomi bagi masyarakat rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan kepala keluarga melalui program Kewirausahaan Inklusif dan Produktif Jawa Timur Sejahtera (KIP Jawara).
Khofifah menilai bansos tersebut tidak hanya bersifat konsumtif melainkan juga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sehingga diharapkan seluruh bansos bagi 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dapat segera diselesaikan secepatnya.
"Kami berharap sebelum 1 Maret 2026 seluruh bansos sudah selesai tersalurkan," ujar Khofifah.
Adapun dari data yang dihimpun dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur, Dinsos Jatim menyalurkan Rp1.858.950.000 melalui berbagai program di antaranya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk 533 keluarga dengan masing-masing PKH menerima Rp2 juta per tahun.
Baca juga: Pemprov Jatim salurkan bansos Rp7,73 miliar untuk Kabupaten Pasuruan
Kemudian bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) bagi penyandang disabilitas bagi 66 jiwa dengan masing-masing memperoleh Rp3,6 juta per tahun.
Ada pula program KIP Putri Jawara bagi 100 orang serta KIP PPKS Jawara untuk sembilan orang dengan masing-masing penerima manfaat memperoleh Rp3 juta per tahun.
Kemudian bantuan program Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS LU) bagi 10 jiwa dengan total Rp45,7 juta.
Selanjutnya bansos tali asih bagi pilar-pilar sosial Taruna Tanggap Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping disabilitas, dan SDM PKH Plus yang mencapai total 77 jiwa.
Selain bantuan dari Dinsos Jatim, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan BUMDes masing-masing Rp100 juta untuk lima desa di Kabupaten Sidoarjo.
Berikutnya juga ada Desa BERDAYA untuk dua desa dengan bantuan masing-masing Rp100 juta, serta JATIM PUSPA untuk tiga desa dengan bantuan total mencapai Rp332.400.000.
Baca juga: Pemprov Jatim salurkan bantuan untuk warga Pulau Bawean
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jatim juga secara kolektif menyalurkan zakat produktif senilai Rp25 juta bagi 25 penerima di Kabupaten Sidoarjo.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































