UI dukung pembangunan infrastruktur nasional berbasis pengetahuan

2 weeks ago 7
Sekitar 700 profesor serta ribuan tenaga ahli dan tenaga medis UI terlibat aktif dalam riset inovasi, pengabdian masyarakat, konsultansi, pelatihan, hingga pengujian laboratorium yang memberikan solusi konkret bagi berbagai persoalan pembangunan,

Depok (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah menyatakan, mendukung penuh pembangunan infrastruktur nasional berbasis ilmu pengetahuan dan riset.

"Komitmen UI untuk berperan lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah melalui kolaborasi riset dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional," kata Heri Hermansyah di Depok, Jumat.

Menurutnya, UI terus mengoptimalkan sumber daya manusia dan aset universitas untuk mendukung peran tersebut.

“Sekitar 700 profesor serta ribuan tenaga ahli dan tenaga medis UI terlibat aktif dalam riset inovasi, pengabdian masyarakat, konsultansi, pelatihan, hingga pengujian laboratorium yang memberikan solusi konkret bagi berbagai persoalan pembangunan,” ujarnya.

Baca juga: Komisi VII minta Kemenpar fokus pada pada pembangunan infrastruktur

Selain itu, dari sisi pengelolaan aset dan infrastruktur, UI mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan terintegrasi dengan pengembangan wilayah.

Sejumlah inisiatif yang disampaikan antara lain pembukaan akses exit tol kawasan UI, pengembangan kawasan sekitar Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI, pembangunan international housing, serta pengembangan connectivity hub yang terintegrasi dengan transportasi publik dan layanan bus listrik di lingkungan kampus.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur nasional tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan fisik, tetapi harus ditopang oleh riset, pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Pimpinan Universitas Indonesia (UI) di Kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/1).

Baca juga: Pembangunan Jembatan Persen rampung, akses Unnes-Undip makin mudah

“Kita sepakat bahwa infrastruktur merupakan tulang punggung pembangunan nasional. Tanpa infrastruktur dan konektivitas antarwilayah yang kuat, kita tidak akan mampu mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Untuk itu, penguatan sumber daya manusia, khususnya di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), diperlukan sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur di masa depan,” kata AHY.

AHY menyampaikan apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan UI.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Saya selalu menggunakan istilah pentahelix, yaitu pemerintah bersama dunia akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media. Saya rasa itulah sinyal kolaborasi yang dibayangkan dalam sebuah super team bernama Indonesia.”

Baca juga: Menko AHY pantau ketat cuaca ekstrem untuk keamanan transportasi

Ia menyampaikan harapannya agar UI, sebagai benchmark perguruan tinggi di Indonesia, dapat terus berkembang di bawah kepemimpinan Rektor UI beserta jajarannya.

Ia berharap UI semakin unggul, maju, dan impactful, dengan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |