Stok darah menipis selama mudik, PMI beri stimulus bagi calon pendonor

3 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyediakan stimulus berupa paket sembako bagi warga yang bersedia mendonorkan darahnya selama bulan Ramadhan.

Stimulus tersebut diberikan menyusul jumlah pendonor yang berkurang selama masa libur Lebaran.

"Jadi, pada H-5 hingga H+5 Lebaran, PMI DKI di semua unit pelayanan darah yang ada di kota memberikan stimulus kepada warga masyarakat yang ingin berdonor. Berupa apa? Berupa ada 'goodie bag' (berisi sembako)," kata Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, wilayah Jakarta membutuhkan 1.000-1.200 kantong darah dalam sehari, dan kebutuhan tersebut cenderung statis saat masa libur Lebaran.

Meski demikian, jumlah pendonor berkurang lantaran sebagian masyarakat mudik ke kampung halaman.

"Seperti kita ketahui, setiap hari, PMI DKI Jakarta harus menyiapkan darah 1.000-1.200 kantong. Nah, selama bulan Ramadhan memang pengalaman selama ini itu terjadi penurunan jumlah pendonor," ujar Beky.

Oleh karena itu, upaya donor darah dikebut di lima wilayah kota selama bulan Ramadhan, termasuk Jakarta Barat.

"Ini dalam rangka memitigasi kekurangan stok darah. Jadi, Insya Allah, dengan semua rangkaian kegiatan ini, stok darah aman. Kita juga tidak berharap terjadi adanya kebutuhan yang tiba-tiba melonjak," pungkas Beky.

Baca juga: PMI DKI berikan santunan kepada 331 mustahik dan pegawai purnabakti

Baca juga: Rano ajak warga manfaatkan Ramadhan dengan donor darah

Baca juga: PMI DKI hadirkan 14 pos kesehatan saat arus mudik dan balik 2026

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |