Jakarta (ANTARA) - Produsen perangkat elektronik diperkirakan menghadirkan kembali beberapa fitur lama pada model ponsel yang dirilis tahun 2026.
Gizmochina pada Sabtu (21/3) mengutip bocoran informasi teknologi dari Digital Chat Station (DCS) di Weibo mengenai beberapa pilihan perangkat keras lama yang kemungkinan akan dihadirkan kembali pada model ponsel mendatang.
Menurut DCS, beberapa model ponsel pintar tahun 2026 akan menampilkan konfigurasi RAM teratas 8GB dan memori internal paling besar 512GB.
Ponsel-ponsel mendatang juga diperkirakan hadir dengan layar waterdrop-notch dengan refresh rate 90Hz, dukungan kartu SIM disertai kartu microSD, dan bingkai plastik dengan sensor sidik jari fokus pendek (optik).
Perubahan-perubahan itu tampak tidak menarik untuk 2026, berlawanan dengan arah sebagian besar industri yang bergerak menuju ke refresh rate lebih tinggi, kamera punch-hole atau under-display, bingkai berbahan logam atau kaca, dan penghilangan bertahap fitur penyimpanan yang dapat ditingkatkan.
Baca juga: Huawei Mate 80 Pro Max Wind Edition dilengkapi kipas internal
Perkiraan mengenai pengembalian fitur-fitur yang lebih konvensional pada model ponsel mendatang berkaitan dengan kenaikan biaya komponen, terutama untuk RAM dan memori penyimpanan.
Merek perangkat elektronik China seperti OnePlus, Oppo, Vivo, dan iQOO telah menaikkan harga untuk perangkat terjangkau mereka.
Samsung juga meningkatkan harga ponsel pintar di pasar dengan pelanggan yang kuat seperti India.
Namun, kemampuan maupun kemauan konsumen mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli ponsel mungkin tidak meningkat seiring dengan kenaikan harga perangkat.
Oleh karena itu, produsen mungkin akan mencari cara untuk menjaga harga eceran tetap terkendali, bahkan jika itu berarti mengandalkan spesifikasi perangkat keras dan pilihan desain yang lebih lama.
Produsen kemungkinan mengevaluasi kembali apa yang dapat diberikan secara realistis kepada konsumen seiring dengan peningkatan harga komponen baru.
Keputusan untuk menghadirkan kembali dukungan lama dapat membantu perusahaan mengurangi biaya produksi dan membawa kembali keuntungan praktis seperti fleksibilitas penyimpanan, yang masih dihargai oleh banyak pengguna.
Baca juga: Bocoran informasi harga Samsung Galaxy A37 dan A57 terungkap
Baca juga: Desain Vivo X300 Ultra dan X300s terungkap jelang peluncurannya
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































