Volvo EX30 2026 diluncurkan dengan harga lebih murah di China

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Merek Volvo milik Geely pada Jumat (20/3) meluncurkan SUV listrik EX30 versi tahun 2026 yang mencakup model yang diperbarui dan varian entry-level baru dengan harga yang lebih murah di pasar China.

Menurut siaran CarNewsChina pada Jumat (20/3), Volvo EX30 yang diperbarui tersedia dalam tiga konfigurasi dengan harga referensi terbatas mulai dari 159.800 yuan (sekitar Rp393,7 juta) sampai 209.800 yuan (sekira Rp516,9 juta).

EX30 buatan China yang diluncurkan pada Mei tahun 2025 dipasarkan dengan harga mulai dari 27.800 dolar AS atau sekitar Rp471,38 juta.

Di pasar Indonesia, Volvo EX30 dijual dengan harga Rp930 juta hingga Rp1,1 miliar (on the road Jakarta).

Volvo pada Februari mengumumkan penarikan kembali lebih dari 40.000 unit SUV listrik EX30 secara global karena potensi masalah panas berlebih pada baterai yang dapat menyebabkan kebakaran. Kendaraan yang dipasarkan di Indonesia juga ada terdampak penarikan kembali tersebut.

Baca juga: Volvo hadirkan varian baru EX30 dengan harga lebih terjangkau

EX30 2026 mencakup model RWD Plus sebagai pengganti varian RWD Core yang sudah dihentikan produksinya.

Peningkatan yang dihadirkan pada Model RWD Plus mencakup sistem bantuan berkendara Pilot Assist, sensor radar untuk keselamatan yang lebih baik, bagasi elektrik, sunroof panoramik, pengisian daya nirkabel, kursi depan dengan pengaturan elektrik, fungsi memori kursi pengemudi, serta sistem audio Harman Kardon.

Namun, jarak tempuh listrik murni varian RWD Plus sama dengan varian RWD Core sebelumnya, yakni 410 km menurut standar uji CLTC.

Konfigurasi RWD Long Range Ultra dan AWD Performance Ultra tidak mengalami perubahan.

Baca juga: Volvo tarik 40.000 lebih SUV listrik EX30 karena masalah baterai

Volvo EX30 versi terbaru menawarkan beberapa pilihan sistem penggerak.

Mobil dengan motor tunggal penggerak roda belakang (RWD) bisa menghasilkan tenaga maksimum 200 kW (268 hp).

Varian RWD Plus yang berjarak tempuh 410 km (CLTC) mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 5,7 detik dan mengisi daya dari 10 persen menjadi 80 persen dalam 26 menit.

Mobil varian RWD Long Range Ultra berjarak tempuh 590 km (CLTC), mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 5,3 detik, dan hanya butuh waktu 28 menit untuk mengisi daya dari 10 persen menjadi 80 persen.

Sementara itu, mobil varian AWD Performance Ultra dapat menghasilkan tenaga gabungan 315 kW (422 hp), berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 3,6 detik, menempuh jarak 540 km hanya dengan tenaga listrik (CLTC), dan mengisi daya dari 10 persen menjadi 80 persen dalam 28 menit.

Anak perusahaan Geely pada Desember 2025 mengajukan gugatan terhadap pemasok baterai Sunwoda dengan tuntutan hingga 2,31 miliar yuan (Rp5,6 triliun) terkait risiko kebakaran yang dikaitkan dengan baterai yang dipasok Sunwoda.

Sunwoda menyelesaikan permasalahan dengan Geely dengan pembayaran sebesar 608 juta yuan (Rp1,49 triliun).

Baca juga: Volvo tarik 40.000 SUV listrik EX30, bagaimana dengan unit di RI?

Baca juga: 15.000 unit Xiaomi SU7 2026 terjual dalam waktu 34 menit

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |