SPPG Sindang Sari Lampung klarifikasi video viral menu MBG tak layak

3 weeks ago 27
Menu yang disajikan terdiri dari nasi, telur asam manis, tempe bacem, dan buah anggur. Dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi tidak sesuai dengan fakta yang kami temukan

Jakarta (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari, Lampung Utara, klarifikasi beredarnya video viral di media sosial yang menarasikan dugaan makanan tidak layak konsumsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Kepala SPPG Sindang Sari Abib Saputra menyatakan informasi yang beredar telah menimbulkan kegaduhan dan berdampak luas terhadap persepsi publik terhadap Program MBG, khususnya di Provinsi Lampung.

"Kami menyampaikan klarifikasi terkait menu Program MBG pada Senin (12/1) yang viral di berbagai media sosial. Informasi yang menyebut menu tersebut tidak layak konsumsi adalah tidak benar," kata Abib Saputra dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

SPPG Sindang Sari menegaskan seluruh proses pengolahan dan pendistribusian makanan telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, mulai dari persiapan bahan, proses memasak, hingga pemorsian sebelum didistribusikan ke sekolah.

Baca juga: Pemkot Bandarlampung sebut baru satu SPPG miliki SLHS

Menu MBG yang disalurkan pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, telur ceplok asam manis, tumis buncis dan wortel, tempe bacem, serta buah anggur. Pendistribusian dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai dikonsumsi siswa beberapa menit setelahnya.

Terkait adanya keluhan sejumlah siswa berupa sakit perut, mual, dan pusing, pihak SPPG Sindang Sari langsung melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat terhadap siswa yang mengalami keluhan.

Menanggapi tudingan bahwa menu dalam kondisi busuk atau berlendir, SPPG Sindang Sari memastikan dugaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Menu yang disajikan terdiri dari nasi, telur asam manis, tempe bacem, dan buah anggur. Dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi tidak sesuai dengan fakta yang kami temukan," ucap Abib.

Baca juga: 712 dapur SPPG di Lampung aktif beroperasi layani Makan Bergizi Gratis

SPPG Sindang Sari juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan pengecekan serta uji sampel makanan.

"Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan dan uji sampel makanan. Berdasarkan pengecekan awal, menu dinyatakan aman dan tidak menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) bagi penerima manfaat," ujar dia.

Hingga saat ini SPPG Sindang Sari terus memantau apakah menu yang diprotes kepala sekolah SD tersebut berdampak pada para siswa. Pertemuan antara pihak SPPG dengan kepala sekolah juga telah dilakukan.

Seperti diketahui, belakangan viral seorang ibu kepala sekolah SDN 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, memviralkan menu MBG yang dianggapnya tidak layak.

Baca juga: BGN beri bimbingan teknis kepada penjamah makanan di Lampung

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |