Gorontalo (ANTARA) - Sebuah kapal motor kecil (speed boat) yang mengangkut 11 wisatawan asing dikabarkan hilang kontak dalam pelayaran dari Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, menuju Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo Heriyanto di Gorontalo, Jumat mengatakan pihaknya mengonfirmasi bahwa sebelumnya telah menerima laporan kejadian tersebut dari seorang warga Gorontalo pada pukul 15.40 Wita.
Informasi yang kami terima dari warga atas nama Mimin, kapal tersebut berangkat dari Tojo Una-Una sekitar pukul 07.00 Wita dan seharusnya sudah tiba di Marisa sekitar pukul 11.00Wita, karena estimasi perjalanan normal sekitar empat jam," kata Heriyanto.
Speed boat tersebut menurut informasi tengah membawa total 13 orang, yang terdiri dari 11 wisatawan asing, satu orang kapten kapal, dan satu orang lagi merupakan anak buah kapal (abk).
Ia juga meluruskan informasi yang sempat beredar dari Stasiun Radio Pantai (SROP) yang menyatakan kapal tersebut telah ditemukan dan ditarik oleh kapal nelayan.
Setelah kabar baik itu diverifikasi, pihaknya memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau negatif.
Baca juga: Tim SAR temukan kapal wisata yang hilang kontak di Labuan Bajo
Baca juga: Basarnas cari kapal yang hilang saat antar wisatawan ke Pulau Labengki
Sampai saat ini kata dia KPP Gorontalo belum mendapatkan data mengenai kondisi terkini maupun keberadaan kapal beserta seluruh penumpang dan kru di dalamnya.
Walaupun 11 orang penumpang diketahui merupakan warga negara asing, namun identitas negara asal para wisatawan asing tersebut juga masih dalam proses penelusuran.
Menindaklanjuti kejadian ini, KPP Gorontalo telah berkoordinasi intensif dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo dan SROP untuk menyusun rencana penyelamatan.
Ia mengatakan operasi penyelamatan malam ini terpaksa harus ditunda dan baru akan dimulai Sabtu pagi, akibat kondisi cuaca buruk di perairan setempat pada malam hari.
"Malam ini cuaca tidak mendukung, tinggi gelombang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Jika cuaca membaik, besok pagi Danlanal Gorontalo menyampaikan akan mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL), dan personel kami dari Pos Marisa juga akan bergerak melakukan pencarian," imbuhnya.
Baca juga: Regu penyelamat belum temukan dua wisatawan hilang
Baca juga: Kapal Tenggelam, 2 Wisatawan Spanyol Hilang di Laut Merah
Pewarta: Faradila Alim
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































