Prabowo terima hasil Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia

1 hour ago 2
Hari ini saya dapat hadiah lagi. Luar biasa, langsung dibacakan tadi Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menerima dokumen hasil Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia saat menghadiri peringatan Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam.

"Hari ini saya dapat hadiah lagi. Luar biasa, langsung dibacakan tadi Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan kesepakatan tersebut memuat komitmen para ulama dan pimpinan pondok pesantren untuk mendukung keberlanjutan pembangunan nasional di bawah pemerintahannya.

Baca juga: Hadir di harlah PKB, Prabowo kenang pidato tegas Ma'ruf Amin

Menurut dia, salah satu poin dalam kesepakatan itu adalah penguatan negara guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan sejahtera melalui kedaulatan ekonomi serta kemandirian nasional.

Kesepakatan tersebut juga mendorong percepatan industrialisasi dan hilirisasi, serta penguatan kemandirian pangan dan energi yang selaras dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

"Ini perintah lagi ini, tapi perintahnya adalah sesuai dengan hati nurani saya," ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo sebut Gus Imin, Dasco, dan Bahlil sebagai "pemimpin kancil"

Selain itu, dokumen tersebut menegaskan pentingnya menjaga koridor konstitusi, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus memperkuat komitmen ulama dalam membina umat dan memperkokoh bangsa.

"Tahun lalu saya dapat perintah, tahun ini saya dapat hadiah yang bersifat perintah juga. Terima kasih," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 adalah roh dari perjuangan pendiri bangsa

Baca juga: Prabowo sebut "Prabowonomics" bukan gagasan pribadi

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |