- Kamis, 27 Agustus 2026 10:03 WIB
Warga berada di dekat tumpukan kayu dan pohon yang terbawa banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mendata 12 rumah rusak, 50 rumah terendam lumpur, serta sekitar 500 meter ruas Jalan Trans Sulawesi tertutup material sedimentasi akibat banjir bandang tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan/YU
\
\Prajurit TNI AD membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mendata 12 rumah rusak, 50 rumah terendam lumpur, serta sekitar 500 meter ruas Jalan Trans Sulawesi tertutup material sedimentasi akibat banjir bandang tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan/YU
Tumpukan material kayu dan pohon yang terbawa banjir bandang merusak sebuah rumah di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (26/8/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mendata 12 rumah rusak, 50 rumah terendam lumpur, serta sekitar 500 meter ruas Jalan Trans Sulawesi tertutup material sedimentasi akibat banjir bandang tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































