Mendiktisaintek masih hitung anggaran untuk pendidikan gratis di PTN

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pihaknya masih melakukan penghitungan anggaran yang dibutuhkan untuk memberikan pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri.

Ditemui jelang rapat terbatas (ratas) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, Mendiktisaintek Brian menyampaikan Presiden Prabowo Subianto memiliki keinginan yang kuat untuk berinvestasi dalam sektor pendidikan.

"Ini yang kami sedang lakukan hitung-hitungan, makanya hari ini ada rapat untuk membicarakan skema-skema, tahapan-tahapan dan lain-lainnya," kata Mendiktisaintek Brian.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai estimasi biaya yang diperlukan, Brian mengatakan masih belum dapat menyampaikan jumlahnya karena masih dalam proses penghitungan. Dengan terdapat sejumlah skema termasuk dilakukan bertahap mulai dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang masuk dalam kategori desil 4 atau rentan miskin.

"Nanti kita semuanya akan kita exercise mana yang paling fit dengan kondisi fiskal kita, ruang fiskal kita," tuturnya.

Namun, jelas Brian, pembahasan awal itu memperlihatkan keinginan Kepala Negara untuk memajukan pendidikan dan memperluas aksesnya kepada seluruh anak Indonesia, terutama di jenjang perguruan tinggi negeri.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam pernyataan pada Rabu menyatakan ratas hari ini diselenggarakan untuk membahas langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk memastikan pendidikan negeri gratis dari tingkat sekolah dasar sampai universitas.

Pembahasan dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak Indonesia.

Hal itu juga ditegaskan Presiden dalam pidato di Jakarta pada Jumat (18/9), bahwa pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi seharusnya dapat dijangkau secara luas oleh masyarakat.

"Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis," kata Presiden saat berpidato di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat (18/9).

Baca juga: Sejumlah menteri hadiri ratas bahas pendidikan negeri gratis di Istana

Baca juga: Mendiktisaintek dorong percepatan kolaborasi pendidikan RI-Malaysia

Baca juga: Mendiktisaintek minta kampus dirikan UPZ, bantu pendanaan mahasiswa

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |