Jakarta (ANTARA) - Film panjang pertama sutradara perempuan asal Singapura Ang Geck Geck Priscilla "Ah Girl" (2026) diperkenalkan sebagai film pembuka Jakarta Film Week (JFW) edisi keenam pada 21 Oktober hingga 25 Oktober 2026.
"Film Ah Girl adalah sebuah cerita kecil yang mengajak penontonnya melihat dunia orang dewasa melalui kacamata anak-anak," kata Direktur Festival JFW 2026 Rina Damayanti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Rina mengatakan film "Ah Girl" memiliki cerita yang menarik karena berangkat dari pengalaman masa kecil sang sutradara itu sendiri. Kisah yang ditawarkan membawa pesan agar masyarakat luas, khususnya orang dewasa, dapat lebih serius dalam mendengarkan dan memperhatikan anak-anak.
Baca juga: Aktor Ali Fikrydiperkenalkan sebagai duta Jakarta Film Week 2026
Tokoh utama dalam film itu dibintangi oleh Xuanjing Ong, seorang siswa sekolah dasar yang pada waktu syuting berusia tujuh tahun, dan kini sudah berusia sembilan tahun.
Meski digarap oleh sutradara dan aktris yang baru pertama kali terlibat dalam proyek film panjang, karya itu langsung menorehkan prestasi yang tidak main-main di kancah perfilman internasional.
Pencapaian yang didapat antara lain membawa pulang "Firebird Award", penghargaan untuk Aktris Terbaik dalam kategori "Young Cinema Competition (Chinese Language)" di Festival Film Internasional Hong Kong (HKIFF) 2026.
Berkat akting yang luar biasa sebagai Swee Swee dalam film tersebut, Ong, juga meraih penghargaan Aktris Terbaik di Malaysia (MIFFest) pada 2026.
Selain itu, film "Ah Girl" juga sukses memboyong "Youth Jury Award" di Festival Film Internasional Rotterdam serta "New Hope Award" di Malaysia (MIFFest).
"Sebuah film yang hangat, muda, dan juga penuh rasa ingin tahu. Semoga film pembuka ini akan menghangatkan hati dan membawa kehangatan pulang ke rumah," kata Rina.
Baca juga: Jakarta Film Week 2026 digelar Oktober dengan tema "Encounter"
Baca juga: Balinale perkuat promosi film Indonesia ke dunia
Baca juga: Festival Film Indonesia jadi momentum refleksi bangsa lewat film
Baca juga: Kementerian Kebudayaan ingin talenta perfilman punya ruang tumbuh
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































