Satu per satu, layanan kesehatan daerah terpenuhi

2 hours ago 3
Alangkah baiknya apabila pembangunan fasilitas kesehatan baru itu dibarengi dengan pemenuhan sumber daya manusia mumpuni dan tata kelola pelayanan kesehatan yang berkelanjutan, agar manfaat itu terus ada hingga waktu-waktu ke depan.

Jakarta (ANTARA) - Pesisir Barat bukanlah daerah yang sering menghiasi percakapan nasional. Kabupaten yang terletak di ujung barat Lampung itu membentang menghadap Samudra Hindia, jauh dari denyut utama perekonomian.

Letaknya yang terpencil membuat akses terhadap layanan kesehatan rujukan tidak selalu mudah. Selama ini, warga yang membutuhkan penanganan lanjutan harus menempuh perjalanan lebih dari tiga jam untuk mencapai rumah sakit tipe B terdekat.

Namun pada Rabu (10/6), suasana berbeda terasa di Krui, ibu kota Kabupaten Pesisir Barat. Kawasan yang biasanya tenang itu mendadak dipadati pengamanan dan protokoler ketat menyusul kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, satu-satunya rumah sakit rujukan tingkat lanjut di Provinsi Lampung yang masuk dalam program Quick Win kesehatan pemerintah atau Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Peresmian tersebut menandai berakhirnya proses pembangunan fisik yang dimulai dengan peletakan batu pertama pada 13 Juni 2025. Proyek yang didanai APBN 2025 sebesar Rp152,98 miliar itu rampung pada Desember di tahun yang sama.

Perubahan yang terjadi tidak hanya tampak pada bangunan baru. Status rumah sakit meningkat dari tipe D menjadi tipe C, sebuah lompatan yang menuntut ketersediaan dokter spesialis dasar serta berbagai layanan penunjang yang sebelumnya belum tersedia.

Kapasitas tempat tidur rawat inap bertambah dari 59 menjadi 101 unit. Berbagai fasilitas yang dulu sulit dijangkau masyarakat kini hadir di Krui, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), poliklinik rawat jalan, ICU/ICVCU, ruang hemodialisis, hingga layanan radiologi dan laboratorium.

Penguatan layanan juga masih akan berlanjut. Pada 2026, rumah sakit ini dijadwalkan menerima tambahan peralatan berupa CT Scan 64 slice, mammografi, dan ventilator. Setahun kemudian, fasilitas cathlab dan echocardiography akan melengkapi kemampuan layanan kesehatan yang tersedia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan rencana pemerintah untuk membangun, memperbaiki, dan merenovasi 300 hingga 400 rumah sakit di berbagai kabupaten di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Program itu juga akan disertai distribusi hampir 1.000 unit alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah.

Namun, dalam dunia layanan kesehatan, kehadiran gedung baru dan peralatan canggih hanyalah sebagian dari jawaban. Sebab, mutu pelayanan pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh teknologi, melainkan juga oleh ketersediaan tenaga kesehatan yang mampu mengoperasikan dan memanfaatkannya secara optimal.

Baca juga: Prabowo resmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui Lampung

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |