Deli Serdang (ANTARA) - Tim nasional Indonesia harus mengubur impiannya melangkah ke final Piala AFF U19 atau ASEAN Boys Championship 2026 setelah kalah dari Australia dengan skor 0-1 pada semifinal di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis malam.
Satu satunya gol yang tercipta pada laga tersebut, sekaligus membawa kemenangan bagi Australia dicetak Marcus Edward Neil.
Pada babak final Australia akan menantang Thailand yang akan digelar di lapangan yang sama pada Sabtu (13/6).
Thailand melaju ke final setelah mengalahkan Kamboja dengan skor 4-0. Pada laga yang dipimpin wasit asal Jepang Tanimito Ryo itu, gol- gol Thailand dicetak Nattahakit Phosri menit 31, Itthimon Tippanet menit 45+1 dan menit 80 serta Udom Sean pada menit ke 88.
Partai final antara Australia melawan Thailand akan digelar pada Sabtu (13/6) malam pukul 20.15 WIB dan perebutan posisi tiga antara Kamboja melawan Indonesia digelar sore harinya pukul 16.00 WIB.
Laga antara Indonesia melawan Australia berjalan dengan tempo tinggi.
Pada babak pertama, laga yang disaksikan 22.628 penonton tersebut, belum satu pun gol yang diciptakan masing masing tim meski kedua tim telah berusaha dengan keras untuk mencetak gol.
Hingga peluit ditiup wasit Bainazarrov Alimardom dari Kirgistan tanda berakhirnya babak pertama, kedudukan masih sama kuat 0-0 untuk ke dua tim.
Pada babak kedua, demi lebih menguatkan daya gedor, Nova Arianto mencoba merotasi sejumlah pemain. Dia menarik keluar Theodore Evan Leeming, Nazriel Alfaro Syahdan, Eizar Jacob Tanjung dan memasukkan Reno Salampessy, Jardim dan Amar Rayhan Brkic.
Upaya tersebut mulai menunjukkan progres yang cukup baik terhadap daya serang Indonesia.Menit ke 66, Amar Rayhan Brkic mendapat umpan dari tengah lapangan. Namun pemain nomor punggung no 17 itu gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol.
Indonesia nyaris memecah kebuntuan pada menit ke 79 melalui Dimas Adi Prasetyo yang mendapat umpan matang dari Amar. Namun meski sudah berdiri bebas, bola sontekannya melenceng ke kanan gawang.
Pada menit 88, Marcus Edward Neil menjebol gawang Indonesia dan membawa keunggulan bagi Australia dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Australia tersebut bertahan hingga berakhirnya pertandingan.
Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto usai laga mengaku meski kalah, melawan Australia adalah laga yang sangat luar biasa.
Ia melihat progres anak anak asuhnya semakin membaik dan banyak belajar dari laga tersebut,khususnya tidak boleh kehilangan fokus yang dapat berakibat fatal.
Ia mengaku memang lebih banyak mengandalkan serangan balik menghadapi Australia. Pada babak kedua banyak peluang yang tercipta namun tidak membuahkan hasil.
"Fokus berikutnya adalah menghadapi Kamboja perebutan juara ketiga.Turnamen ini akan menjadi evaluasi bagi kami untuk bisa lebih baik lagi ke depannya menghadapi prakualifikasi Piala Asia," kata Nova.
Sementara pelatih Australia Richard Garcia mengaku cukup senang dengan anak anak asuhnya tersebut melaju ke babak final, meski usaha tersebut diraih dengan tidak mudah.
"Sepanjang laga kami terus berusaha membongkar pertahanan lawan dan upaya itu baru berhasil di penghujung laga," katanya.
Baca juga: Indonesia percaya diri hadapi Australia di semifinal Piala AFF U19
Pewarta: Juraidi
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































