Polisi disiagakan untuk pengamanan Nobar Piala Dunia 2026

3 hours ago 1
Jadi, untuk mengantisipasi kerumunan massa, kemudian yang berpotensi terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan, kita sudah ada tim Unit URC baik di Ditreskrimum maupun di Polres jajaran semuanya saling berinteraksi satu sama lain

Makassar (ANTARA) - Personel Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan disiagakan untuk pengamanan saat penyelenggaraan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia sepak bola yang berlangsung pada 12 Juni - 20 Juli 2026 di berbagai titik guna mengantisipasi potensi terjadinya tindak pidana kejahatan.

"Jadi, untuk mengantisipasi kerumunan massa, kemudian yang berpotensi terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan, kita sudah ada tim Unit URC baik di Ditreskrimum maupun di Polres jajaran semuanya saling berinteraksi satu sama lain," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel Kombes Feby Hutagalung di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan, jadwal pertandingan Piala Dunia 2026 berlangsung malam, dini hari, subuh, hingga pagi hari, tentunya kegiatan nobar dipastikan ada. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan personil yang akan memantau kondisi dan situasi keamanan di berbagai tempat, agar tercipta kondisi aman.

Baca juga: Pram minta BUMD-OPD yang gelar nobar Piala Dunia tak ganggu jam kerja

"Kita upayakan dan kita utamakan adalah langkah preventif. Pertama, patroli di jam-jam rawan maupun di sasaran objek-objek yang dikerumuni massa atau pun yang kunjungi masyarakat," ujarnya.

Menurut Feby tindakan preventif atau langkah pencegahan yang dilakukan adalah melaksanakan patroli rutin pada lokasi yang berpotensi menjadi titik keramaian masyarakat selama pelaksanaan nobar. Patroli difokuskan pada area-area itu sebagai langkah pencegahan tindak pidana kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, tawuran, maupun gangguan keamanan lainnya.

"Ada banyak potensi para pelaku kejahatan entah itu mungkin pencurian terhadap kendaraan bermotor, maupun mungkin aksi premanisme dan sebagainya. Kita tetap akan upayakan langkah-langkah preventif," paparnya menekankan.

Kendati demikian, dalam proses pengamanan anggota di lapangan ada pelaku kejahatan dipastikan melakukan tindak pidana kriminal dan dianggap melawan, membahayakan keselamatan petugas, maka akan dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku.

"Manakala ada para pelaku yang melakukan perlawanan, bahkan eskalasinya meningkat, kita tidak akan ragu untuk melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan penegakan hukum yang profesional dan prosedural," ucapnya menegaskan.

Baca juga: Warkop dan hotel di Aceh antusiastis daftar jadi tempat nobar

Selain itu, dari hasil evaluasi pada pertengahan tahun ini, angka kejahatan mengalami penurunan seusai penindakan oleh Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar dengan jumlah pelakunya sebanyak 176 orang.

"Dan ini akan kita pertahankan terus. Memang Pak Kapolda juga mengambil kebijakan langkah preventif adalah yang paling utama, bagaimana kejahatan itu harus dicegah. Jadi, sebelum terjadinya kejahatan, pencegahan dulu yang menjadi terapi awal. Manakala tetap terjadi, tetap harus diungkap dan para pelaku harus ditindak tegas," katanya lagi.

Untuk itu, penegakan hukum dilaksanakan tanpa pandang bulu. Siapa pun pelakunya harus diproses hukum agar menimbulkan efek jera terhadap para pelakunya untuk tidak mengulangi perbuatannya. Ia turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan maupun pencurian.

"Kami imbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, waspada juga. Karena tanpa dukungan masyarakat, keberadaan kita juga akan sulit (mengawasi). Kewaspadaan dari masyarakat harus dijaga dan ditingkatkan," tuturnya menambahkan.

Penyelenggaraan Piala Dunia tahun ini menjadi edisi ke-23 berlangsung dari 12 Juli dan berakhir pada 20 Juli 2026 yang diselenggarakan tuan rumah bersama yakni. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Tercatat, sebanyak 16 stadion digunakan dengan 104 pertandingan oleh 48 peserta dari berbagai negara.

Baca juga: TNI ajak masyarakat nobar piala dunia di markas prajurit hingga lanud

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |